HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Jalan Jayapura-Wamena Terus Dikerjakan untuk Tekan Biaya Logistik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemprov Papua Pegunungan Pastikan Jalan Jayapura-Wamena Terus Dikerjakan untuk Tekan Biaya Logistik
Foto: (Sumber :Kepala Dinas PUPR Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.ANTARA/Yudhi Efendi..)

Pantau - Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan memastikan pembangunan ruas Jalan Trans Jayapura-Wamena terus dikerjakan untuk mempercepat akses transportasi sekaligus mendukung perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Papua Pegunungan Tunggul W Panggabean mengatakan pembangunan ruas jalan sepanjang sekitar 50 kilometer tersebut tetap berlangsung pada 2026.

"Pembangunan ruas jalan kurang lebih 50 kilometer terus dilakukan untuk membantu mempermudah transportasi dan meningkatkan roda ekonomi di wilayah Papua Pegunungan," katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu (19/9/2026).

Pembangunan Gunakan Skema KPBU

Tunggul menjelaskan pembangunan Jalan Jayapura-Wamena menjadi tanggung jawab dan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Papua.

Pembangunan dilakukan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

"Pengerjaan jalan tersebut terus berlangsung sepanjang tahun selama 15 tahun dan anggarannya itu dari kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU. Dananya akan terus ada dalam membatu percepatan pembangunan jalan nasional Jayapura-Wamena," ujarnya.

Menurut Tunggul, kontrak pembangunan jalan nasional Jayapura-Wamena sepanjang sekitar 50 kilometer telah dimulai pada 2024 dan berlangsung selama 15 tahun.

Skema KPBU merupakan pembiayaan alternatif untuk pembangunan infrastruktur kepentingan umum yang dananya dapat berasal seluruhnya atau sebagian dari badan usaha sehingga tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Jalan Jayapura-Wamena Jadi Nadi Ekonomi

Tunggul mengatakan Jalan Jayapura-Wamena memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Papua Pegunungan.

"Ruas jalan Jayapura-Wamena memang menjadi 'nadi' utama perekonomian di wilayah Papua Pegunungan, dan jalan tersebut tidak dapat ditutup, kecuali ada insiden yang darurat seperti jalan dan jembatan putus sehingga tidak dapat dilalui," katanya.

Jalur nasional tersebut juga menjadi salah satu harapan Pemprov Papua Pegunungan bersama pemerintah daerah di delapan kabupaten untuk membantu menekan tingkat kemahalan dan inflasi.

Keberlanjutan pembangunan jalan diharapkan dapat memperlancar distribusi barang serta meningkatkan akses transportasi menuju Papua Pegunungan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026