
Pantau - Kafilah Provinsi Kalimantan Timur berhasil menjadi juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, dengan peluang mempertahankan piala bergilir secara permanen apabila kembali menjadi juara pada MTQ Nasional XXXII.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat kepada Kalimantan Timur saat penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang, Sabtu (19/9/2026) malam.
"Kami juga ucapkan selamat Kalimantan Timur. Ini perlu mendapatkan perhatian bagi provinsi lain," kata Nasaruddin.
Kalimantan Timur berpeluang memiliki piala bergilir MTQ Nasional secara permanen apabila mampu kembali menjadi juara pada MTQ Nasional XXXII di Jakarta sehingga mencatat tiga kemenangan.
"Satu tahun lagi, apabila mampu dipertahankan maka piala bergilir ini berada permanen di Kaltim," katanya.
Menteri Agama Ingatkan Gelar Juara Bukan Akhir Perjalanan
Nasaruddin mengatakan keberhasilan meraih gelar juara merupakan hasil ketekunan, kedisiplinan, doa, serta proses pembinaan yang panjang.
"Namun, gelar juara bukan akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar," katanya.
Menteri Agama juga meminta peserta yang belum berhasil menjadi juara pada MTQ Nasional XXXI untuk tidak berkecil hati dan tetap melanjutkan proses belajar.
"Di hadapan Al Quran tidak ada ikhtiar yang sia-sia. Setiap huruf yang dibaca, setiap ayat yang dihafalkan, dan setiap ilmu yang dipelajari adalah amal yang bernilai," katanya.
Kalimantan Timur Puncaki Daftar Kafilah Terbaik
Ketua Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Prof. Syibli Syarjaya mengatakan Dewan Hakim memilih 10 besar kafilah peserta MTQ Nasional 2026 di Semarang.
Kalimantan Timur menempati posisi teratas, disusul Jawa Tengah di posisi kedua, sedangkan Sumatera Utara dan Jawa Barat sama-sama berada di posisi ketiga.
Posisi berikutnya secara berturut-turut ditempati Sumatera Selatan, Banten, Riau, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.
Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang turut dihadiri sejumlah gubernur dan wakil gubernur, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud bersama istrinya.
- Penulis :
- Gerry Eka




