HOME  ⁄  Nasional

Gerindra DKI Gerakkan Kader Bersihkan Ciliwung dan Tanam Pohon melalui Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Gerindra DKI Gerakkan Kader Bersihkan Ciliwung dan Tanam Pohon melalui Gerakan Indonesia ASRI
Foto: Potret Gerakan Indonesia ASRI di Padepokan Ciliwung, Balekambang, Condet, Jakarta Timur, Minggu (20/9/2026).

Pantau - DPD Partai Gerindra DKI Jakarta menggelar Gerakan Indonesia ASRI dengan kegiatan membersihkan Sungai Ciliwung, menanam pohon, dan membahas persoalan lingkungan di Padepokan Ciliwung, Balekambang, Condet, Jakarta Timur, Minggu (20/9/2026).

Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kepedulian kader terhadap kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan.

“Giatnya bisa dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, kerapihan, resik itu, ya. Resik bukan cuma sekadar rapi, tapi juga teratur, bersih dan indah,” ujar Rany.

Kegiatan Gerakan Indonesia ASRI di Jakarta Timur meliputi clean up Sungai Ciliwung, penanaman pohon, Rembuk Lingkungan, menangkap ikan sapu-sapu, serta menebar ikan mujair.

Kader Diajak Menjaga Sungai dan Ruang Hijau

Rembuk Lingkungan digelar untuk membangun pemahaman kader mengenai persoalan lingkungan sekaligus mendorong penerapan kebiasaan menjaga kebersihan secara berkelanjutan di wilayah masing-masing.

Rany mengatakan penanaman pohon menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan perkotaan dan keberadaan ruang hijau di Jakarta.

“Karena semakin banyak pohon yang kita tanam di DKI Jakarta, Insya Allah, udara di DKI Jakarta semakin baik setiap harinya,” ujar Rany.

Kegiatan menangkap ikan sapu-sapu dan menebar ikan mujair juga dilakukan sebagai bagian dari aktivitas yang berkaitan dengan kondisi ekosistem perairan Sungai Ciliwung.

Gerindra Soroti Persoalan Sampah Jakarta

Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur sekaligus Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Ali Hakim Lubis mengatakan kegiatan lingkungan tersebut juga digunakan untuk memperkuat kebersamaan kader di tingkat wilayah.

“Gerakan ini tentu selain untuk lingkungan, kita membangun kekompakan, menjaga silaturahmi dan memberdayakan teman-teman atau kader-kader di daerah,” tutur Ali.

Ali mengajak masyarakat mulai memilah sampah dari rumah dan tidak menganggap persoalan sampah hanya sebagai tanggung jawab pemerintah.

“Jangan lagi pernah berpikir sampah itu tanggung jawabnya pemerintah. Sampah ini harus diselesaikan secara bersama-sama, khususnya mulai dari rumah dengan memilah sampah,” pungkas Ali.

Sampah yang masih memiliki nilai guna seperti plastik dan kardus juga dapat dipilah melalui bank sampah untuk diolah sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mengurangi timbulan sampah.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026