
Pantau - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani bertemu Ketua Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) Wang Huning di Balai Agung Rakyat China, Beijing, Senin, 21 September 2026.
Pertemuan pada Senin sore tersebut membahas hubungan Indonesia dan China serta upaya memperkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang.
Dalam pertemuan itu, Muzani turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada Wang Huning.
“Saya ingin menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada Ketua CPPCC Wang Huning. Hubungan Indonesia dan China saling mendukung dalam berbagai bidang,” kata Muzani.
Muzani didampingi Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai NasDem Lestari Moerdijat dan Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rusdi Kirana.
China dan Indonesia Dorong Kerja Sama
Wang Huning menyatakan China bersedia bekerja sama dengan Indonesia dengan mengikuti arahan strategis kepala negara kedua negara.
“China bersedia bersama Indonesia mengikuti arahan strategis kedua kepala negara untuk terus mendorong tercapainya kesepakatan baru dalam hubungan persahabatan kedua negara,” kata Wang.
Wang juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pemerintah Indonesia ketika dirinya berkunjung ke Jakarta pada Desember 2025.
Menurut Wang, intensitas kegiatan bilateral menunjukkan hubungan Indonesia dan China semakin kokoh serta dapat mendukung kepentingan nasional masing-masing.
“Banyaknya kegiatan bilateral kedua negara menunjukkan bahwa hubungan kedua negara semakin kokoh dan saling mendorong tercapainya kepentingan nasional masing-masing,” ungkap Wang.
Wang menegaskan CPPCC bersedia mempertahankan interaksi erat dengan MPR serta memperluas pertukaran dan kerja sama antarlembaga.
CPPCC juga bersedia memperdalam diskusi dengan MPR mengenai tata kelola negara dan pemerintahan guna mendukung pembangunan kedua negara.
Sementara itu, Muzani menyampaikan Indonesia dan China saling mendukung kebijakan pemerintah masing-masing dengan tetap menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional.
Muzani juga menekankan kepentingan kedua negara dalam menjaga perdamaian dan keamanan kawasan karena kondisi tersebut berkaitan dengan keberlangsungan kegiatan ekonomi.
“Indonesia dan China sama-sama menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional masing-masing serta menjaga perdamaian dan keamanan kawasan, karena perdamaian juga mendukung kegiatan ekonomi yang berujung pada kesejahteraan rakyat,” kata Muzani.
Kunjungan Balasan Setelah Wang ke Jakarta
Kunjungan Muzani ke China merupakan kunjungan balasan setelah Wang Huning berkunjung ke Indonesia pada Desember 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Wang bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada 4 Desember 2025.
Wang ketika itu menyampaikan hubungan China dan Indonesia telah berkembang pesat sejak hubungan diplomatik kedua negara terjalin 75 tahun sebelumnya.
Sehari sebelumnya, Wang juga bertemu Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan B Najamudin di Kompleks Parlemen pada 3 Desember 2025.
Sementara dalam rangkaian kunjungannya di Beijing, Muzani telah bertemu Ketua Kongres Rakyat Nasional (NPC) Zhao Leji di Balai Agung Rakyat China pada Minggu, 20 September 2026.
CPPCC merupakan badan konsultatif politik di China yang menampung aspirasi dan rekomendasi masyarakat.
Wang Huning menjabat Ketua Komite Nasional CPPCC dan merupakan anggota Komite Tetap Politbiro Komite Sentral Partai Komunis China.
- Penulis :
- Leon Weldrick




