
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan pembangunan jembatan di Jalan Warung Pojok, RT2/RW2, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, tidak dihentikan karena komponen struktur jembatan saat ini tengah difabrikasi di workshop.
Lurah Tegal Alur Achmad Bayhaki mengatakan proses pembuatan struktur dilakukan di luar lokasi sehingga aktivitas pembangunan tidak terlihat oleh warga.
"Tidak ada yang dihentikan. Pembuatan jembatannya sedang difabrikasi di workshop, jadi tidak dibuat di lokasi langsung," kata Bayhaki saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Pemasangan Jembatan Dijadwalkan Pekan Ini
Bayhaki menjelaskan pekerjaan yang sebelumnya dilakukan langsung di lokasi berupa pembangunan fondasi dan tahapan tersebut telah selesai.
Berdasarkan informasi dari Adhi Karya, proses pemasangan atau erection jembatan di lokasi dijadwalkan mulai dilakukan pada pekan ini.
"Mudah-mudahan minggu ini sudah mulai terpasang," katanya lagi.
Sejumlah warga sebelumnya mengeluhkan pembangunan jembatan yang dinilai berhenti setelah pengerjaan fondasi berlangsung sekitar satu pekan.
Warga setempat, Irwansyah, mengatakan pembangunan sempat dilakukan dengan membuat bronjong untuk fondasi pada kedua sisi jembatan.
"Kalau ibaratnya kemarin mereka (pemerintah) bilang dua minggu jadi. Sedangkan ini sudah tiga minggu tidak jadi-jadi. Setelah ramai, ada pengerjaan, tapi setelah itu dibiarin begitu saja," ujar Irwansyah saat ditemui di lokasi, Senin.
Warga Berharap Jembatan Segera Rampung
Menurut Irwansyah, belum selesainya jembatan membuat warga harus memutar untuk menuju sejumlah lokasi, termasuk pasar dan makam yang sebelumnya dapat diakses melalui jembatan bambu.
Ia mengatakan akses jembatan tersebut penting bagi warga karena tidak seluruh masyarakat setempat memiliki kendaraan bermotor.
Waktu tempuh warga dengan berjalan kaki menuju pasar kini disebut dapat mencapai sekitar 10 hingga 15 menit.
"Harapan warga, ya ini akses jembatan cepat jadi, karena ini akses buat ke pasar sama ke makam lebih dekat. Harusnya kalau jembatan belum jadi, jembatan bambu jangan dirobohin dulu supaya akses warga tidak makin susah," katanya pula.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




