HOME  ⁄  Nasional

TNI Mengerahkan Ratusan Personel untuk Menangani Banjir Bandang di Solok

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TNI Mengerahkan Ratusan Personel untuk Menangani Banjir Bandang di Solok
Foto: (Sumber :Personel TNI melakukan pembersihan di lokasi bencana banjir bandang di Solok, yang terjadi pada Senin (21/9) malam. ANTARA/HO-TNI.)

Pantau - Ratusan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikerahkan untuk membantu penanganan banjir bandang yang menerjang wilayah Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sejak Senin malam, 21 September 2026.

Komandan Korem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno mengatakan personel TNI telah berada di lokasi bencana sejak Senin malam dan melanjutkan penanganan pada Selasa pagi.

“Ratusan personel TNI sudah berada di lokasi dari Senin malam dan berlanjut pada Selasa pagi,” kata Aji di Padang, Selasa, 22 September 2026.

Personel yang dikerahkan berasal dari Kodim 0309/Solok dan Batalyon TP 951/PM dengan tugas utama membantu penanganan bencana serta memberikan pertolongan kepada masyarakat terdampak.

TNI Bersihkan Material yang Memutus Akses Jalan

Banjir bandang tidak hanya membawa air, tetapi juga material berupa pasir, batu, dan lumpur yang menghambat akses serta merusak kawasan terdampak.

TNI memprioritaskan pembersihan material banjir yang memutus akses jalan utama penghubung Padang dan Solok agar jalur tersebut dapat segera digunakan kembali.

“Kami juga fokus untuk pembersihan material banjir bandang yang telah memutus akses jalan utama Padang dengan Solok, sehingga jalan itu bisa segera dipulihkan kembali,” jelasnya.

Kodim 0309/Solok turut mengerahkan alat berat untuk mendukung operasi penanganan dampak bencana dan membersihkan material yang merusak permukiman warga.

Personel TNI Dikerahkan Cari Dua Warga Hilang

Selain membersihkan material banjir, Aji memerintahkan personel TNI melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap dua warga yang dilaporkan hilang setelah bencana.

Banjir bandang dilaporkan menerjang wilayah Arosuka, Solok, pada Senin malam setelah kawasan tersebut diguyur hujan lebat sejak sekitar pukul 18.00 WIB.

Operasi penanganan difokuskan pada pertolongan masyarakat, pencarian warga yang hilang, pembersihan material, serta pemulihan akses jalan yang terdampak banjir bandang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026