HOME  ⁄  Nasional

BNPB Siap Penuhi Kebutuhan Penanganan Banjir Bandang Solok, 474 Warga Mengungsi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Siap Penuhi Kebutuhan Penanganan Banjir Bandang Solok, 474 Warga Mengungsi
Foto: (Sumber :Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian saat mengunjungi korban terdampak bencana banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok..)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan siap memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dalam menangani dampak banjir bandang yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 474 warga mengungsi.

Sekretaris Utama BNPB Rustian mengatakan dukungan akan diberikan sesuai kebutuhan pemerintah daerah, khususnya untuk penanganan bencana di kawasan Arosuka.

"Kami dari BNPB akan berusaha semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan Pemerintah Kabupaten Solok untuk penanggulangan bencana banjir bandang, khususnya di Arosuka," kata Rustian setelah mengikuti rapat koordinasi di Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026) malam.

Rustian mengatakan penanganan bencana perlu dilakukan secara bersama-sama dengan mengutamakan kebutuhan masyarakat terdampak sesuai kondisi di lapangan.

"Mari kita mulai bergerak agar ke depannya agar lebih baik," ujarnya.

Satu Orang Meninggal dan 474 Warga Mengungsi

Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Khairul melaporkan satu orang meninggal dunia dan satu orang masih dalam pencarian akibat banjir bandang tersebut.

Sebanyak empat orang juga mengalami luka-luka, sedangkan 474 warga harus mengungsi akibat bencana yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Solok.

Pemerintah daerah bersama unsur terkait masih melakukan pendataan untuk mengetahui kondisi masyarakat serta kerusakan yang ditimbulkan.

Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Solok, sebanyak 52 rumah mengalami rusak ringan, 16 rumah rusak sedang, dan 19 rumah rusak berat.

"Selain rumah warga, satu rumah ibadah mengalami rusak ringan dan 10 kantor dinas juga terdampak," kata Khairul.

Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan dukungan pemerintah pusat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan berbagai kebutuhan di daerah terdampak.

"Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terpadu," katanya.

Pemerintah Kabupaten Solok terus berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait untuk menangani warga terdampak, memenuhi kebutuhan dasar pengungsi, serta menangani fasilitas yang mengalami kerusakan.

Rapat koordinasi bersama BNPB turut membahas kondisi darurat, pencarian korban yang masih hilang, evakuasi masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penanganan sarana dan prasarana terdampak.

BNPB, Pemerintah Kabupaten Solok, dan unsur terkait akan melanjutkan pemantauan kondisi di lapangan serta mendata kebutuhan sebagai dasar penanganan dan pemulihan pascabencana.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026