
Pantau - Polri mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi, dan pengaturan terukur dengan melibatkan jajaran kewilayahan serta unsur terkait dalam mengawal aksi peringatan Hari Tani Nasional, Kamis (24/9/2026).
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati, sementara kehadiran personel kepolisian ditujukan untuk menjaga ruang tersebut tetap terbuka bagi masyarakat.
“Kehadiran Polri adalah untuk melayani dan mengawal agar penyampaian pendapat dapat berlangsung secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan hak masyarakat lainnya,” katanya.
Polisi Siapkan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas
Isir mengatakan Polda Metro Jaya telah mematangkan kesiapan personel dan pola pelayanan di sejumlah lokasi melalui Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri pada Rabu (23/9/2026).
Persiapan tersebut mencakup penempatan personel, pengawalan massa, komunikasi, pengaturan lalu lintas, hingga kendali operasi agar pelayanan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.
Pengaturan lalu lintas juga disiapkan secara situasional untuk menjaga mobilitas masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Isir mengatakan pelayanan kepolisian tidak hanya ditujukan kepada peserta aksi, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas di sekitar lokasi.
“Kepada saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi, kami memberikan ruang dan pelayanan agar dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Kepada masyarakat lainnya, kami juga memastikan aktivitas, mobilitas, pekerjaan, pendidikan, dan kegiatan sosial tetap dapat berjalan,” ucapnya.
Sebanyak 26.386 Personel Gabungan Disiapkan
Polri mengimbau peserta aksi tetap menjaga ketertiban, mengikuti ketentuan yang berlaku, dan menghormati kepentingan masyarakat lainnya.
“Demokrasi akan tumbuh dengan baik ketika ruang perbedaan dapat dikelola dengan saling menghormati. Karena itu, mari kita jaga bersama suasana yang aman, damai, dan tertib,” katanya.
Isir juga mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memperkeruh situasi.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan memastikan penyampaian aspirasi maupun aktivitas masyarakat lainnya dapat berjalan secara aman, damai, tertib, dan nyaman,” ujarnya.
Sejumlah aliansi masyarakat menggelar aksi peringatan Hari Tani Nasional di beberapa lokasi, termasuk kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, dan depan Gedung DPR/MPR.
Sebanyak 26.386 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan Pamdal Gedung MPR/DPR RI disiapkan untuk mendukung pengamanan seluruh rangkaian kegiatan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




