HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakut Jadikan Kejurkot PBSI Ajang Pencarian Bibit Pebulu Tangkis Muda

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Jakut Jadikan Kejurkot PBSI Ajang Pencarian Bibit Pebulu Tangkis Muda
Foto: (Sumber :Para pemenang Kejuaraan Kota (Kejurkot) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara di Gelanggang Jakarta Utara, Rabu (23/9/2026). ANTARA/HO- Pemkot Jakarta Utara..)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menjadikan Kejuaraan Kota (Kejurkot) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jakarta Utara sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit pebulu tangkis muda potensial dari berbagai kelompok usia.

“Ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus wadah pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial dari berbagai kelompok usia,” kata Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Fredy Setiawan di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Wali Kota Jakarta Utara tersebut digelar selama tiga hari pada 21-23 September 2026 di Gelanggang Jakarta Utara dengan melibatkan 318 atlet muda dari 25 perkumpulan bulu tangkis.

Fredy mengatakan kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan mental dan karakter atlet muda agar berani berjuang dan terus mengembangkan kemampuan.

“Jangan bangga karena sudah menang, tapi bangga karena telah berani berjuang dan berusaha semaksimal mungkin. Kalah menang itu biasa,” ujar Fredy.

Sebanyak 26 Kelompok Pertandingan Digelar

Ketua Panitia Kejurkot PBSI Jakarta Utara 2026 Ricky Gunawan mengatakan 318 peserta mengikuti nomor tunggal maupun ganda dan berasal dari 25 perkumpulan anggota Pengurus Kota PBSI Jakarta Utara.

“Sebanyak 26 kelompok pertandingan dipertandingkan, mulai dari kategori pra-usia dini atau di bawah 9 tahun hingga kelompok taruna atau di bawah 19 tahun,” ungkap Ricky.

Fredy mengapresiasi PBSI Jakarta Utara, panitia, pelatih, ofisial, orang tua, serta pihak lain yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Ia juga meminta peserta yang belum menjadi juara menjadikan pengalaman bertanding sebagai bahan evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

“Jadikan pengalaman ini untuk evaluasi agar dapat tampil di kejuaraan berikutnya dengan persiapan dan kemampuan yang lebih baik,” tutur Fredy.

Klub Havana Raih Juara Pertama

Pada klasemen akhir, Klub Havana menjadi juara pertama dengan raihan 6,5 medali emas, 6,5 perak, dan 2,5 perunggu.

Posisi kedua ditempati Klub Aditya Badminton dengan 4,5 medali emas, 2,5 perak, dan empat perunggu, sedangkan Klub Podomoro berada di posisi ketiga dengan 2,5 medali emas dan dua perunggu tanpa medali perak.

Fredy berharap Kejurkot PBSI Jakarta Utara dapat digelar secara berkelanjutan setiap tahun untuk melahirkan lebih banyak atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat DKI Jakarta, nasional, hingga internasional.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berkelanjutan. Yang sekarang belum menang, mudah-mudahan tahun berikutnya bisa menjadi juara dan membanggakan Jakarta Utara,” ucap Fredy.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026