
Pantau - Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta dan KI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertukar pengalaman serta strategi mengenai pelaksanaan elektronik monitoring dan evaluasi (e-monev) badan publik dan tata kelola kelembagaan dalam pertemuan di Yogyakarta.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Yogyakarta, Kamis (24/9/2026).
Wakil Ketua KI DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin mengatakan sejumlah inovasi KI DIY dalam pelaksanaan e-monev dapat menjadi bahan pembelajaran bagi KI DKI Jakarta.
"KI DIY cukup kreatif dan progresif dalam melaksanakan e-monev, baik secara materi SAQ, teknologi maupun proses kerjanya. Ini menjadi hal yang menarik untuk kami pelajari dan dalami," kata Luqman dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
KI DKI Pelajari Inovasi E-Monev DIY
Selain pelaksanaan e-monev, kedua lembaga membahas program coaching clinic dan zona informatif yang selama ini dijalankan KI DKI Jakarta.
Luqman mengatakan pertukaran pengalaman menjadi bagian dari upaya kedua lembaga untuk berbagi praktik dan gagasan dalam menjalankan program yang efektif sesuai kebutuhan masing-masing.
Pertemuan tersebut juga membahas peluang pengembangan tata kelola kelembagaan Komisi Informasi melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Kolaborasi Didorong Berlanjut Secara Konkret
Luqman berharap komunikasi antara KI DKI Jakarta dan KI DIY dapat ditindaklanjuti dengan kolaborasi yang lebih konkret.
"Kita berharap ke depan ada kolaborasi dan kerja sama yang lebih konkret dengan Komisi Informasi Jogja, baik secara online maupun offline, terkait e-monev sekaligus tata kelola kelembagaan KI," katanya.
Ketua KI DIY Erniati menyambut baik kunjungan KI DKI Jakarta dan berharap hubungan antarlembaga tersebut terus berlanjut.
"Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungannya. Semoga terjalin terus kerja sama yang baik dan konkret," ujar Erniati.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




