HOME  ⁄  Nasional

Seniman hingga Tokoh Nasional Melayat Guruh Soekarnoputra, Addie MS Kenang Warisan Besarnya di Dunia Seni

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Seniman hingga Tokoh Nasional Melayat Guruh Soekarnoputra, Addie MS Kenang Warisan Besarnya di Dunia Seni
Foto: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto hadir ke rumah duka Guruh Soekarnoputra, di Jakarta, Sabtu 26/9/2026 (sumber: ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Pantau - Sejumlah seniman, pejabat, serta tokoh politik dan hukum mendatangi rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta, Sabtu, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada seniman sekaligus politikus yang meninggal dunia pada usia 73 tahun.

Komposer Addie MS menjadi salah satu seniman yang datang melayat dengan didampingi istrinya, penyanyi Memes.

Addie mengaku terkejut dengan kepergian Guruh meskipun sebelumnya telah mengetahui kondisi kesehatan almarhum.

"Memang kami sudah tahu Mas Guruh sakit dan memang itu privasi beliau, tapi terkejut saja ia pergi secepat ini," ucap Addie saat ditemui di rumah duka.

Menurut Addie, Guruh meninggalkan banyak warisan terutama dalam perjalanan dan perkembangan kesenian Indonesia.

Addie juga mengenang masa ketika dirinya sering mendatangi kediaman Guruh yang sejak dahulu menjadi tempat berkumpul para seniman, mulai dari artis, penyanyi, hingga penari.

Menurut Addie, kediaman Guruh yang telah menjadi cagar budaya menyimpan kenangan tersendiri bagi banyak seniman Indonesia.

SBY, JK hingga Airlangga Datang Melayat

Setelah Addie MS dan Memes meninggalkan rumah duka, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto datang untuk memberikan penghormatan terakhir tanpa menyampaikan pernyataan kepada awak media.

Sejumlah seniman lain yang terlihat hadir antara lain Widyawati, Asri Welas, dan Thomas Djorghi.

Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), serta Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono juga datang melayat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut mendatangi rumah duka.

Sejumlah tokoh lainnya yang hadir antara lain Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, serta mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, dan mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno juga datang memberikan penghormatan terakhir.

Sejumlah pengurus dan kader PDI Perjuangan turut terlihat di kediaman Guruh, antara lain Hasto Kristiyanto, Djarot Saiful Hidayat, Krisdayanti, Yasonna Laoly, Putra Nababan, Ganjar Pranowo, dan Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah.

Guruh Tinggalkan Jejak Panjang di Dunia Seni

Guruh Soekarnoputra mengembuskan napas terakhir pada Sabtu pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta.

Guruh yang lahir di Jakarta pada 13 Januari 1953 merupakan putra bungsu Presiden Pertama RI Soekarno dan Fatmawati serta saudara Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Sejak kecil, Guruh mendapatkan pelatihan sebagai penari sekaligus mengasah bakatnya dalam bidang musik.

Perjalanan seninya kemudian berkembang melalui pendirian sejumlah kelompok dan organisasi kesenian, termasuk Gencar Semarak Perkasa (GSP Production) dan Swara Mahardhika.

Guruh juga pernah mendirikan grup musik Guruh Gipsy dan Gank Pegangsaan.

Dalam Gank Pegangsaan, Guruh berkarya bersama Keena Nasution, Abadi Soesman, dan Chrisye.

Salah satu karya ciptaan Guruh adalah lagu "Kala Sang Surya Tenggelam" yang dilantunkan Chrisye.

Selain berkesenian, Guruh menjalani karier politik dan pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada periode 1992–1997 dan 1999–2024.

Guruh pernah menikah dengan perempuan asal Uzbekistan, Guseynova Sabina Padmavati, pada periode 2002–2009.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026