HOME  ⁄  Nasional

Kemenpar Perkuat Promosi Wonderful Indonesia demi Kejar Target 3,1 Juta Wisatawan Malaysia

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kemenpar Perkuat Promosi Wonderful Indonesia demi Kejar Target 3,1 Juta Wisatawan Malaysia
Foto: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi wisata ke pasar wisatawan Malaysia dengan Wonderful Indonesia Sales Mission Malaysia 2026 di Penang pada 8 September 2026. (sumber: Kementerian Pariwisata)

Pantau - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi Wonderful Indonesia di Malaysia melalui strategi pemasaran terintegrasi untuk mengejar target 3,1 juta kunjungan wisatawan asal negara tersebut sepanjang 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan strategi tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Malaysia terhadap pariwisata Indonesia, tetapi juga mendorong ketertarikan menjadi perjalanan wisata secara langsung.

“Dengan pendekatan terintegrasi tersebut, promosi Wonderful Indonesia tidak berhenti pada peningkatan awareness, tetapi diarahkan untuk menghasilkan conversion menjadi perjalanan wisata ke Indonesia,” kata Ni Made.

Kemenpar juga mendorong wisatawan Malaysia mengenal lebih banyak destinasi di Indonesia, memperpanjang masa tinggal, dan meningkatkan pengeluaran selama berwisata.

Malaysia menjadi salah satu pasar utama pariwisata nasional dengan target kunjungan sebanyak 3,1 juta wisatawan ke Indonesia sepanjang 2026.

MATTA Fair dan Sales Mission Perkuat Promosi Indonesia

Salah satu strategi Kemenpar dilakukan melalui partisipasi dalam Malaysia Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair di Kuala Lumpur pada 4–6 September 2026.

Promosi kemudian dilanjutkan melalui Wonderful Indonesia Sales Mission Malaysia 2026 di Penang pada 8 September 2026.

MATTA Fair menggunakan pendekatan business-to-consumer (B2C) untuk memperkenalkan produk pariwisata secara langsung kepada calon wisatawan, sedangkan Sales Mission mengandalkan pendekatan business-to-business (B2B) guna memperkuat jejaring industri kedua negara.

“MATTA Fair menghadirkan Wonderful Indonesia secara langsung kepada konsumen, sementara Sales Mission membangun dan memperkuat jaringan distribusi di sisi industri. Keduanya menciptakan ekosistem promosi yang lebih terintegrasi, mulai dari awareness, consideration, hingga conversion,” ujar Ni Made.

Kemenpar memfasilitasi 10 pelaku industri pariwisata Indonesia sebagai co-exhibitor di Paviliun Wonderful Indonesia dalam MATTA Fair.

Pelaku industri tersebut berasal dari sektor biro perjalanan dan operator tur, perhotelan dan akomodasi, pengelola destinasi wisata, serta transportasi.

Destinasi yang dipromosikan antara lain Bali, Lombok, Samosir, Batam, Jakarta, Yogyakarta, dan Jawa Barat.

Paviliun Wonderful Indonesia juga menghadirkan sejumlah jenama lokal untuk memperkenalkan produk, kuliner, dan gaya hidup Indonesia kepada pengunjung.

Kemenpar Gandeng Maskapai dan Industri Malaysia

Kemenpar turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan maskapai penerbangan Malaysia sebagai bagian dari upaya meningkatkan promosi, aksesibilitas, dan konektivitas perjalanan antara kedua negara.

“Melalui kolaborasi ini, Kementerian Pariwisata berupaya mengoptimalkan potensi Malaysia sebagai salah satu pasar utama pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan minat dan preferensi wisatawan Malaysia untuk memilih Indonesia sebagai destinasi perjalanan,” ujar Made.

Dalam Wonderful Indonesia Sales Mission Malaysia 2026, sekitar 20 pelaku industri pariwisata Indonesia sebagai sellers dipertemukan dengan sekitar 20 pelaku industri Malaysia sebagai buyers dari MATTA Penang Chapter.

Kegiatan tersebut juga membawa kampanye “Wonderful Indonesia – Go Beyond Ordinary” dengan menawarkan pengalaman wisata yang beragam, berkelanjutan, berkualitas, dan memiliki daya tarik berbeda.

“Melalui Wonderful Indonesia Sales Mission Malaysia 2026, kami ingin memastikan industri pariwisata Indonesia memiliki akses yang semakin kuat ke jaringan pelaku usaha pariwisata Malaysia. Dengan demikian, produk wisata Indonesia dapat semakin mudah dipasarkan dan dikemas sesuai dengan kebutuhan pasar Malaysia,” kata Made.

Kemenpar juga memperkuat kolaborasi dengan KBRI, KJRI, industri pariwisata, mitra transportasi, dan pelaku industri Malaysia untuk mendukung pencapaian target kunjungan wisatawan.

“Target 3,1 juta wisatawan Malaysia merupakan target yang ingin kami capai bersama. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan KBRI, KJRI, industri pariwisata, mitra transportasi, serta pelaku industri Malaysia agar promosi Wonderful Indonesia semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional,” tutur Made.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026