
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggelar kerja bakti massal secara serentak di 65 kelurahan dengan membersihkan saluran lingkungan hingga badan sungai sebagai langkah mengantisipasi banjir menjelang musim hujan.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan sebanyak 300 petugas gabungan dikerahkan khusus di Kelurahan Kuningan Barat, Kecamatan Mampang Prapatan, untuk menangani berbagai prasarana lingkungan.
"Di Kelurahan Kuningan Barat sendiri, pengerahan 300 petugas gabungan mencakup satuan tugas penanganan prasarana dari berbagai unsur," kata Syafrin di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Kerja bakti tersebut berfokus pada penanganan sedimentasi di Kali Mampang dan saluran air permukiman agar sarana dan prasarana pengendalian banjir siap menghadapi musim penghujan.
<h2>ASN hingga UKPD Dikerahkan Bersihkan Lingkungan</h2>
Kegiatan gotong royong melibatkan aparatur sipil negara dari Sekretariat Kota, kecamatan, kelurahan, seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah, serta suku dinas terkait.
Syafrin juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air maupun kali karena peningkatan curah hujan perlu diimbangi dengan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
"Kami akan terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah mandiri mulai dari pemilahan sampah dari sumbernya hingga pengolahan kembali agar budaya menjaga kebersihan dapat tumbuh dari kesadaran kolektif warga demi Jakarta Selatan yang bebas dari ancaman banjir," ucapnya.
<h2>Pengerukan Kali Mampang Capai 61 Persen</h2>
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan Santo mengatakan pengerukan Kali Mampang dilakukan sepanjang 437 meter sejak 8 Agustus dan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026.
"Saat ini pengerjaan telah mencapai 61 persen dengan total volume sedimen yang dikeruk mencapai sekitar 1.055 meter kubik," kata Santo.
Pembangunan turap di sekitar Kali Mampang juga telah berlangsung sejak 7 Juli dengan volume lebih dari 400 meter dan progres mencapai 70 persen serta ditargetkan selesai pada awal Desember 2026.
"Kami mengerahkan tiga unit alat berat serta lima unit dump truck untuk mengangkut hasil kerukan. Selain dibuang ke Ancol, sebagian material juga ditempatkan di lokasi pembuangan samping area pengerjaan," ucapnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




