HOME  ⁄  Nasional

Boni Hargens Sebut Sinergi Polri dan Ulama Perlu Diperkuat untuk Menjaga Persatuan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Boni Hargens Sebut Sinergi Polri dan Ulama Perlu Diperkuat untuk Menjaga Persatuan
Foto: (Sumber :Pengamat politik senior dan pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens. ANTARA/Handout/am..)

Pantau - Pengamat politik senior sekaligus pendiri Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens menilai sinergi antara Polri dan ulama seperti dalam kegiatan Ngaji Kebangsaan perlu terus diperkuat dan direplikasi di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung persatuan dan keamanan masyarakat.

Menurut Boni, Polri dan ulama tidak berdiri sebagai dua entitas yang terpisah, melainkan memiliki peran yang dapat saling melengkapi dalam kehidupan masyarakat.

“Persatuan dan kesatuan bukan slogan kosong melainkan pilihan aktif yang harus diperjuangkan setiap hari oleh setiap warga negara dan semua elemen bangsa,” kata Boni dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (28/9/2026).

Ulama Dinilai Punya Peran Moral di Masyarakat

Boni menyebut keberadaan ulama sebagai tokoh moral memiliki peran dalam membangun kesalehan sosial di ruang publik Indonesia.

Menurutnya, kesalehan sosial tidak hanya berkaitan dengan ibadah pribadi, tetapi juga mencakup nilai kemanusiaan, keadilan, dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berpandangan tumbuhnya kesalehan sosial dapat mendukung tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban karena masyarakat memiliki fondasi moral untuk menolak provokasi, menghindari konflik, serta menyelesaikan perbedaan melalui jalur damai.

Boni juga menyoroti kondisi ruang digital yang menurutnya menghadapi polarisasi opini, penyebaran disinformasi, dan pertarungan kepentingan politik.

Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menciptakan fragmentasi sosial dan memengaruhi persatuan masyarakat.

“Dalam konteks ini lah, kehadiran para ulama semakin fundamental sebagai kekuatan moral yang mendukung kerja aparat keamanan,” tuturnya.

Kapolri Soroti Peran Ulama dan Umara

Dalam acara Ngaji Kebangsaan di Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sigit menyampaikan prinsip ulama dan umara sebagai dua unsur yang memiliki peran saling melengkapi dalam kehidupan kebangsaan.

Menurutnya, ulama dan umara dapat memberikan arah spiritual, nasihat, serta landasan etika bagi berbagai elemen masyarakat.

Sementara itu, Polri sebagai aparatur negara memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan perlindungan kepada setiap warga negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026