HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai Gandeng Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bea Cukai Gandeng Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Ekspor
Foto: (Sumber :Jakarta, 28-09-2026 – Bea Cukai menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat..)

Pantau - Bea Cukai memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah yang diwujudkan lewat edukasi, workshop, bazar, pendampingan, hingga realisasi ekspor di Semarang, Kapuas Hulu, dan Balikpapan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus memperluas akses informasi, jejaring usaha, dan peluang menembus pasar global.

Di Jawa Tengah, Kemenkeu Satu Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan UMKM sektor perkebunan melalui Sinara Fest 2026.

Kegiatan bertema "Tumbuh, Tangguh, dan Naik Kelas" itu digelar di Gedung Keuangan Negara (GKN) I Semarang pada 3-4 September 2026.

Sinara Fest 2026 diisi dengan kegiatan edukasi, workshop, dan mini bazar untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan pelaku UMKM perkebunan.

Ekspor UMKM Perbatasan Hasilkan Devisa Miliaran Rupiah

Di Kabupaten Kapuas Hulu, Bea Cukai Nanga Badau berkolaborasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dalam memberikan pendampingan kepada UMKM.

Pendampingan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari tahap sebelum hingga setelah ekspor, Klinik Ekspor, efisiensi prosedur kepabeanan, hingga penerbitan Health Certificate di PLBN Nanga Badau.

Pojok UMKM di Badau juga disediakan sebagai sarana promosi produk-produk unggulan dari wilayah tersebut.

Data Bea Cukai Nanga Badau menunjukkan aktivitas ekspor UMKM di wilayah perbatasan menghasilkan devisa sebesar Rp4,38 miliar sepanjang 2025.

Nilai ekspor tersebut berlanjut dengan capaian sekitar Rp4 miliar hingga September 2026.

Sektor perikanan air tawar menjadi penyokong utama dengan produk ikan beku dan ikan segar mendominasi ekspor pada 2025.

Dua UMKM Balikpapan Berhasil Realisasikan Ekspor

Di Balikpapan, sinergi Bea Cukai dengan Bank Indonesia dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) turut mengantarkan UMKM binaan merealisasikan ekspor.

Dua UMKM binaan Bea Cukai Balikpapan, yakni PT Bungas Food Nusantara dan Koperasi Kriya Inovasi Mandala, melakukan pelepasan ekspor dalam Mahligai Nusantara 2026 pada Sabtu (12/9/2026).

Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan RM Agus Ekawidjaja mengatakan pelepasan ekspor tersebut merupakan bagian dari proses panjang pendampingan terhadap pelaku UMKM.

Ia mengungkapkan bahwa momen tersebut bukan hanya mengenai jumlah produk yang dikirim ke luar negeri, tetapi juga proses mendampingi UMKM sejak mengenal prosedur hingga mampu melakukan ekspor.

Melalui sinergi berkelanjutan dengan berbagai instansi, pelaku UMKM diharapkan semakin mandiri dan mampu memperluas jangkauan produknya hingga pasar global.

Penguatan UMKM tersebut juga diharapkan meningkatkan kontribusi pelaku usaha terhadap perekonomian daerah dan nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026