
Pantau - Kementerian Pertahanan (Kemhan) akan mengevaluasi sistem dan mekanisme seleksi aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti pendidikan komponen cadangan (komcad) setelah seorang peserta dari kalangan ASN meninggal dunia saat menjalani pendidikan.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema mengatakan evaluasi akan mencakup seluruh mekanisme seleksi dan tahapan yang harus dilalui calon peserta komcad.
"Semuanya (sistem seleksi) akan dievaluasi. Semua mekanisme kan, semua kan lewat seleksi dan tahapan-tahapan yang ada," kata Gabriel saat ditemui di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa.
Seleksi Kesehatan Peserta Komcad Jadi Perhatian
Menurut Gabriel, evaluasi diperlukan agar ASN yang hendak mengikuti pendidikan komcad dapat menjalani proses seleksi dengan lebih baik, terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan calon peserta.
Seleksi kesehatan menjadi perhatian karena kondisi calon peserta harus dipastikan memadai sebelum mengikuti rangkaian pendidikan komcad.
Gabriel meyakini proses seleksi yang ketat dapat membuat ASN yang dinyatakan lolos lebih siap menjalani pendidikan komcad.
Meski memastikan evaluasi akan dilakukan, Gabriel belum menjelaskan secara terperinci poin-poin dalam tahapan seleksi maupun pelatihan komcad yang akan ditinjau.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga ditanya mengenai meninggalnya seorang ASN ketika mengikuti pendidikan komcad.
Sjafrie tidak memberikan komentar terkait meninggalnya peserta tersebut.
ASN yang Meninggal Bernama Vanreko Varkas Bagaskara
Sebelumnya, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan ucapan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya pada Senin, 28 September.
Berdasarkan unggahan Teuku Riefky, ASN yang meninggal dunia tersebut bernama Vanreko Varkas Bagaskara.
Unggahan tersebut tidak menjelaskan secara terperinci penyebab meninggalnya Vanreko ketika mengikuti pendidikan komcad.
Teuku Riefky menyampaikan pihaknya akan terus mengawal proses penerimaan jenazah Vanreko hingga pelaksanaan pemakaman.
Peristiwa meninggalnya Vanreko menjadi latar belakang rencana Kemhan mengevaluasi mekanisme seleksi peserta pendidikan komcad dari kalangan ASN dengan perhatian khusus pada proses seleksi kesehatan.
- Penulis :
- Shila Glorya




