HOME  ⁄  Nasional

Golkar dan Mendikdasmen Sepakat Perkuat Pendidikan Pancasila untuk Bentuk Karakter Generasi Muda

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Golkar dan Mendikdasmen Sepakat Perkuat Pendidikan Pancasila untuk Bentuk Karakter Generasi Muda
Foto: (Sumber :Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, saat mengikuti Lokakarya Akademik FPG MPR RI tentang penguatan pendidikan Pancasila di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).)

Pantau - Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti sepakat mendorong penguatan pendidikan Pancasila di sekolah untuk membentuk karakter, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air generasi muda.

Kesepakatan tersebut disampaikan seusai Lokakarya Akademik Fraksi Partai Golkar MPR RI bertema "Pancasila Sebagai Falsafah dan Dasar Negara: Penguatan Pendidikan Pancasila dalam Sistem Pendidikan Nasional" di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/9/2026).

Mekeng mengatakan generasi muda perlu dibekali pemahaman mengenai dasar dan falsafah negara sejak dini sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas.

"Kita ini bangsa besar, sekarang penduduk 280 juta dan kita menyongsong Indonesia Emas. Tapi itu bisa goyah kalau anak didik kita tidak kita bekali dengan dasar dan falsafah negara kita, Pancasila," ungkapnya.

Pendidikan Pancasila Didorong Jadi Pelajaran Utama

Mekeng menilai Pancasila tidak cukup hanya diajarkan sebagai pengetahuan, tetapi nilai-nilainya juga perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari siswa.

Ia mencontohkan penerapan nilai tersebut melalui sikap santun terhadap guru dan orangtua serta membiasakan berbicara dengan baik.

"Kita ingin kembali Pancasila itu masukkan ke dalam mata pelajaran utama di sekolah," ujarnya.

Mekeng mengingat kembali keberadaan Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dalam sistem pendidikan Indonesia dan mendorong penguatan pendidikan Pancasila menjadi bagian dalam revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Selain Pancasila, Mekeng mendorong pendidikan mengenai kebersihan diperkuat sejak usia dini agar kebiasaan menjaga lingkungan tertanam pada siswa.

"Mindset kebersihan itu harus masuk juga di dalam pelajaran kita, anak-anak mulai dari tingkat paling bawah," tandasnya.

Abdul Mu'ti Dorong Nilai Pancasila Jadi Budaya Sekolah

Abdul Mu'ti mengatakan gagasan penguatan pendidikan Pancasila tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat karakter bangsa.

"Kami merasa bahwa yang dilakukan oleh Fraksi Partai Golkar ini sejalan dengan apa yang menjadi arah kebijakan Kemendikdasmen di masa depan tentang penguatan karakter bangsa," katanya.

Menurut Abdul Mu'ti, pemerintah akan bersama DPR dan MPR memperjuangkan penguatan pembelajaran Pancasila dalam sistem pendidikan nasional.

Salah satu gagasan yang muncul adalah menegaskan kembali pendidikan moral Pancasila seperti yang pernah diterapkan dalam sistem pendidikan Indonesia.

Pramuka hingga Paskibraka Jadi Ruang Penerapan Pancasila

Penguatan nilai Pancasila juga diarahkan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan hidden curriculum sehingga tidak terbatas pada pembelajaran di dalam kelas.

Kegiatan seperti Pramuka, Paskibraka, dan Korps Kadet dinilai dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus menerapkan nilai-nilai Pancasila.

Abdul Mu'ti juga mendorong penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Penguatan tersebut diharapkan membuat Pancasila tidak hanya menjadi materi pelajaran, tetapi juga diterapkan dalam keseharian siswa sebagai generasi penerus bangsa.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026