HOME  ⁄  Nasional

Festival Palang Pintu XVII Meriahkan Kemang dengan Seni Nusantara dan Libatkan 250 UMKM

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Festival Palang Pintu XVII Meriahkan Kemang dengan Seni Nusantara dan Libatkan 250 UMKM
Foto: Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menggelar Festival Palang Pintu XVII dan Gelar Ragam Kesenian Budaya Nusantara Tahun 2026 di sepanjang Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar Festival Palang Pintu XVII dan Gelar Ragam Kesenian Budaya Nusantara 2026 di sepanjang Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, dengan melibatkan ratusan pekerja seni dan 250 pelaku UMKM.

Sekretaris Kota Jakarta Selatan Mukhlisin mengatakan penyelenggaraan festival selama 17 tahun menunjukkan budaya Betawi tetap hidup dan berkembang bersama masyarakat Jakarta.

"Penyelenggaraan festival yang telah menginjak tahun ke-17 ini membuktikan bahwa budaya Betawi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kebudayaan yang terus hidup dan berkembang bersama masyarakat Jakarta," kata Mukhlisin di Jakarta, Minggu (4/10/2026).

Mukhlisin mengatakan Palang Pintu bukan sekadar pertunjukan silat dan pantun, tetapi juga mencerminkan nilai keberanian, keterbukaan, rasa hormat, kekeluargaan, serta semangat menjaga sesama.

Festival tahun ini turut menghadirkan beragam kesenian Nusantara untuk menunjukkan keberagaman suku dan latar belakang masyarakat Jakarta sebagai kekayaan yang memperkuat persatuan.

"Melalui acara ini, saya berharap generasi muda atau Gen Z tidak hanya menjadi penonton, melainkan turut mengenal, mencintai, dan meneruskan kebudayaan bangsa," ucapnya.

Festival Libatkan 250 Pelaku UMKM

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, Festival Palang Pintu XVII juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Sebanyak 250 UMKM dari sektor kuliner kreatif hingga berbagai produk unggulan dilibatkan dalam festival yang berlangsung pada 3-4 Oktober 2026 tersebut.

"Saya juga berharap, dengan konsep 'budaya tumbuh, masyarakat bergerak, ekonomi lokal semakin kuat', penyelenggaraan acara ini dapat terus masuk ke dalam rangkaian agenda resmi Provinsi DKI Jakarta ke depannya dan membuat Jakarta Selatan semakin maju lagi," ucapnya.

Festival tersebut juga melibatkan ratusan pelaku seni dan budaya yang menampilkan berbagai kesenian sepanjang Jalan Kemang Raya.

Festival Palang Pintu Dorong Regenerasi

Penanggung Jawab Festival Palang Pintu XVII Edy Mulyadi mengatakan panitia melakukan transformasi pola dan sistem kerja dengan semangat regenerasi agar penyelenggaraan festival semakin profesional dan transparan.

Pembenahan tersebut mencakup penguatan Palang Pintu, struktur sumber daya manusia, serta restrukturisasi manajemen kepengurusan untuk menjaga keberlanjutan festival.

"Hari ini kami melakukan gerakan perubahan formasi dan regenerasi. Bagaimana Festival Palang Pintu hari ini menguatkan kekuatan Palang Pintunya dan mengubah pola sistem kerja secara profesional sehingga kerja kita lebih mudah, mulai dari perizinan, tenant, konsep acara, dan sebagainya," kata dia.

Perubahan sistem tersebut diharapkan mempermudah proses perizinan, pengelolaan tenant, penyusunan konsep acara, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026