
Pantau — Ancaman luapan musiman dua sungai besar di Kota Tebing Tinggi memicu percepatan pembangunan infrastruktur penahan air.
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Musa Rajekshah alias Ijeck memantau langsung proyek fisik di Sungai Sei Padang dan Sungai Sibarau bersama Wali Kota Iman Irdian Saragih serta Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan Feriyanto Pawenrusi.
Pemeriksaan lapangan mengonfirmasi penyelesaian pengerjaan dinding beton tegak lurus (parapet) sepanjang 500 meter di Sungai Sei Padang.
Peninjauan berlanjut ke lokasi kedua di Sungai Sibarau dengan capaian konstruksi penahan gerusan tebing sungai sepanjang 200 meter.
"Kota Tebing Tinggi ini kita ketahui ada dua sungai yang melintasinya. Karena itu, debit air ketika hujan melanda kerap tidak tertampung sehingga meluap ke permukiman dan menyebabkan banjir," ujar Ijeck.
Aspirasi daerah terkait perluasan kapasitas benteng pengendali banjir ini menjadi bahan evaluasi rapat kerja Komisi V DPR RI.
"Sudah dilaksanakan oleh BBWS Sumatera II Medan sepanjang 500 meter. Ini diharapkan Pemkot Tebing Tinggi bisa ikut berpartisipasi menyampaikan aspirasi untuk kemudian saya bahas di Komisi V DPR RI," tutur mantan Gubernur Sumatera Utara tersebut.
Teknis konstruksi di Sungai Sibarau berfokus pada pemasangan susunan beton khusus di dasar tebing sungai. Langkah ini menghentikan gerusan arus air yang mengikis pondasi permukiman warga di sepanjang bantaran.
Pemerintah Kota Tebing Tinggi mengapresiasi dukungan penganggaran pusat dan mengimbau masyarakat menjaga keutuhan aset pengendali banjir tersebut.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Musa Rajekshah dan BWS sudah memperhatikan Kota Tebing Tinggi dan ini sudah sangat membantu pembangunannya. Warga juga diharapkan dapat menjaga dan merawat pembangunan penahan banjir," ungkap Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih.
Integrasi pengawasan DPR RI dan eksekusi teknis BBWS Sumatera II Medan menjamin ketepatan fungsi infrastruktur keairan di wilayah rawan bencana.
Komisi V DPR RI berkomitmen mengawal kelanjutan alokasi APBN untuk penyelesaian mitigasi banjir secara permanen.
Penguatan tanggul sungai ini menjadi kunci utama perlindungan keselamatan jiwa dan stabilitas ekonomi warga Kota Tebing Tinggi.
- Penulis :
- Khalied Malvino




