
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berhasil menyelamatkan tiga anak yang terjebak di lantai tiga Gedung Serbaguna Darul Hadlonah Muslimat NU saat kebakaran terjadi di Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, pada Selasa.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Eko Hari Djatmiko mengatakan ketiga anak dievakuasi melalui jendela menggunakan tangga karena jalur evakuasi biasa tidak dapat dilalui akibat kepulan asap dan api.
"Ketiga anak tersebut berhasil dievakuasi melalui jendela menggunakan tangga karena kondisi gedung dipenuhi asap dan api, sehingga tidak memungkinkan melalui jalur biasanya. Mereka mengalami luka ringan pada bagian tangan dan terpapar asap," kata Eko.
Ketiga anak tersebut mengalami luka ringan pada bagian tangan serta terpapar asap dan telah mendapatkan penanganan medis.
"Ketiga anak sudah mendapatkan penanganan dari tim medis puskesmas dan Dinas Kesehatan," ungkap Eko.
Api Membakar Lantai Dua dan Tiga
BPBD Kudus menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.15 WIB dan petugas berangkat menuju lokasi sekitar satu menit kemudian.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.20 WIB dan langsung melakukan penanganan bersama tim gabungan.
Selain mengevakuasi ketiga anak, petugas melakukan pemadaman terhadap api yang membakar lantai dua dan lantai tiga gedung.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kebakaran mengakibatkan kerusakan pada bagian bangunan di lantai dua dan tiga, termasuk sejumlah mebel berbahan kayu serta barang lainnya.
Kerugian sementara akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
BPBD Kudus menduga kebakaran dipicu korsleting listrik.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala karena lokasi kejadian merupakan bangunan bertingkat, terdapat banyak bahan mudah terbakar, dan ruangan dipenuhi asap.
Kehadiran warga yang menonton proses pemadaman juga dinilai menghambat penanganan di lokasi kejadian.
"Selain itu, banyak warga yang menonton sehingga juga menjadi kendala dalam penanganan," kata Eko.
Tiga Anak Berada di Kamar karena Sakit
Lantai atas Gedung Serbaguna Darul Hadlonah Muslimat NU tersebut digunakan sebagai panti asuhan.
Saat kebakaran terjadi, tiga anak yang kemudian terjebak berada di dalam kamar karena sedang sakit dan tidak mengikuti kegiatan sekolah bersama teman-temannya.
Proses penanganan melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Satgas BPBD Kudus, Damkar Satpol PP Kudus, Damkar PT Nojorono, Damkar PT Djarum, serta Damkar PT Pura.
Unsur TNI-Polri, Desa Tangguh Bencana (Destana), dan masyarakat juga turut terlibat dalam penanganan kebakaran.
BPBD Kudus mengerahkan tiga mobil pemadam, Damkar Satpol PP Kudus dan PT Nojorono masing-masing dua armada, PT Djarum dua mobil pemadam, serta PT Pura satu mobil.
BPBD Kudus mengimbau masyarakat memastikan jaringan dan peralatan kelistrikan memenuhi spesifikasi yang dipersyaratkan, terutama pada bangunan bertingkat.
"Terlebih untuk gedung-gedung bertingkat, harus dipastikan yang dipakai benar-benar berkualitas. Hindari menumpuk stop kontak atau steker secara berlebihan karena sangat berbahaya dapat memicu panas berlebih, korsleting, hingga kebakaran," ungkap Eko.
- Penulis :
- Leon Weldrick




