
Pantau - Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan menggelar International Sports and Culture Gala (ISCG) 2026 di Iqra University Islamabad, Pakistan, sebagai upaya mempererat solidaritas, persahabatan, dan pertukaran budaya antarbangsa melalui kompetisi olahraga yang melibatkan mahasiswa dari berbagai negara.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan Chandra W. Sukotjo pada Jumat (2/10/2026) tersebut diikuti sekitar 196 peserta dan undangan dari berbagai latar belakang.
ISCG 2026 menghadirkan tujuh kontingen yang terdiri atas Indonesia, Thailand, Yaman, China, Somalia, Iqra University Pakistan, serta Akbar Niazi Teaching Hospital Pakistan.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat pertandingan olahraga, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antarmahasiswa internasional sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dari masing-masing negara.
Dubes RI untuk Pakistan Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Kerja Sama
Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Chandra W. Sukotjo menyambut positif penyelenggaraan ISCG 2026 sebagai kegiatan yang dapat membentuk karakter generasi muda melalui olahraga.
Menurutnya, kompetisi olahraga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami pentingnya kerja sama, kedisiplinan, sportivitas, dan sikap saling menghargai.
“Di sana, mereka belajar makna sejati kerja sama dan nilai disiplin. Mereka belajar bagaimana sikap rendah hati saat menang dan, lebih pentingnya, kalah dengan terhormat dan bangkit lagi dengan keteguhan,” kata Chandra saat membuka kegiatan tersebut.
Pembukaan ISCG 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Dubes Chandra yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan seluruh kontingen serta sesi foto bersama.
Chandra berharap hubungan persahabatan dan kerja sama yang terbangun selama kegiatan dapat terus dipertahankan meskipun kompetisi telah berakhir.
“Saya harap acara seperti ini akan terus bisa kita lakukan, bukan untuk masing-masing pribadi ataupun untuk kelompok tertentu, tetapi untuk Indonesia,” kata dia.
Ia juga menekankan pentingnya kegiatan internasional yang melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia dengan masyarakat dari berbagai negara.
ISCG 2026 Pertandingkan Tujuh Kategori Olahraga
Ketua PPMI Pakistan Muhsin Alfatih mengatakan ISCG 2026 diselenggarakan untuk memperkuat hubungan persahabatan sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk saling mengenal budaya.
Menurutnya, perbedaan geografis, bahasa, dan latar belakang budaya seharusnya tidak menjadi penghalang bagi generasi muda untuk membangun hubungan yang baik.
“Hal-hal tersebut seharusnya membuka peluang bagi kita untuk belajar dari satu sama lain,” kata Muhsin.
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi tersebut sebagai sarana mempererat hubungan antarbangsa melalui interaksi positif dan semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Across Borders, Beyond Cultures, Nations Compete, Cultures Connect,” ISCG 2026 menghadirkan tujuh kategori pertandingan olahraga.
Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi sepak bola mini, bola basket, bulu tangkis putra dan putri, tenis meja putra dan putri, serta catur.
Selain kompetisi olahraga, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk berinteraksi dan mengenal kebudayaan dari negara lain.
Keterlibatan mahasiswa dari berbagai negara juga menjadi bagian dari upaya PPMI Pakistan memperluas jaringan persahabatan internasional.
Penyelenggaraan ISCG 2026 Mendapat Apresiasi dari Tuan Rumah dan Sponsor
Penyelenggaraan ISCG 2026 mendapat sambutan positif dari pihak Iqra University Islamabad sebagai tuan rumah kegiatan.
Ayesha, yang mewakili Direktur Urusan Kemahasiswaan Iqra University, menyampaikan harapan agar kebersamaan selama acara dapat memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
Apresiasi juga disampaikan Omar selaku perwakilan DEENIN yang menjadi salah satu sponsor penyelenggaraan ISCG 2026.
Omar menilai mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PPMI Pakistan menunjukkan kerja keras, sikap rendah hati, dan kemampuan bekerja sama selama mempersiapkan kegiatan.
“Mereka sangat rendah hati, dapat menghargai orang lain, pekerja keras, dan kegiatannya sendiri memperlihatkan seluruh hasil kerja keras mereka,” kata Omar.
Sementara itu, CEO Sanjrani Auction Prices Mubashir Sanjrani yang hadir sebagai tamu undangan menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pertemuan mahasiswa internasional yang menarik di Islamabad.
“Saya pikir hal ini belum pernah terjadi sebelumnya di Pakistan, dan hal ini sangat bagus,” kata Sanjrani.
Menurutnya, inisiatif PPMI Pakistan dalam mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara melalui kegiatan olahraga dan budaya merupakan hal yang patut diapresiasi.
Mahasiswa Indonesia Berharap ISCG Kembali Digelar Tahun Depan
Mahasiswa Indonesia yang mengikuti ISCG 2026 turut menyambut positif penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut.
Salah satu mahasiswa Indonesia di Pakistan, Annisa Amani, mengaku terkesan dengan kemeriahan acara serta kesempatan untuk mengenal budaya dari berbagai negara.
“Kita bisa mengenal budaya-budaya mereka juga. Harapannya, tahun depan kegiatan ini ada lagi dan lebih meriah lagi,” kata Annisa.
Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan mahasiswa internasional dapat menjadi sarana untuk memperluas pergaulan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap keberagaman budaya.
Melalui penyelenggaraan ISCG 2026, PPMI Pakistan berharap hubungan persahabatan yang terbentuk di antara peserta dapat terus berkembang melampaui batas geografis dan perbedaan budaya.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi generasi muda untuk membangun solidaritas internasional melalui olahraga, kerja sama, dan pertukaran budaya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




