HOME  ⁄  Nasional

Kabut Asap Selimuti Bandara SMB II Palembang, 15 Penerbangan Terdampak akibat Jarak Pandang Hanya 500 Meter

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kabut Asap Selimuti Bandara SMB II Palembang, 15 Penerbangan Terdampak akibat Jarak Pandang Hanya 500 Meter
Foto: Area check-in Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan (sumber: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Pantau - Sebanyak 15 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, terdampak kabut asap pada Sabtu akibat jarak pandang di kawasan bandara yang terbatas hingga hanya mencapai 500 meter.

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan bahwa berdasarkan pembaruan informasi hingga pukul 12.30 WIB, jarak pandang di kawasan bandara tercatat hanya 500 meter.

Kondisi tersebut berdampak pada operasional penerbangan, baik untuk pesawat yang akan berangkat maupun yang dijadwalkan tiba di Bandara SMB II Palembang.

Berdasarkan data operasional bandara, sebanyak 15 penerbangan yang terdampak terdiri atas tujuh penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan.

Tujuh Penerbangan Berangkat dan Delapan Kedatangan Terdampak Kabut Asap

Tujuh penerbangan keberangkatan yang terdampak kabut asap melayani sejumlah rute domestik dan internasional, termasuk tujuan Batam, Singapura, Pangkalpinang, Pekanbaru, Jakarta, Kualanamu, dan Kuala Lumpur.

Penerbangan tersebut meliputi JT246 tujuan Batam, TR255 tujuan Singapura, IU302 tujuan Pangkalpinang, serta SI7296 tujuan Pekanbaru.

Selain itu, penerbangan QG987 tujuan Jakarta, IU964 tujuan Kualanamu, dan AK461 tujuan Kuala Lumpur juga masuk dalam daftar penerbangan yang terdampak.

Sementara itu, delapan penerbangan kedatangan yang terdampak kabut asap berasal dari sejumlah kota di Indonesia serta dua negara tetangga.

Penerbangan tersebut meliputi TR255 dari Singapura, SI7295 dari Pekanbaru, QG9962 dari Jakarta, dan IU933 dari Yogyakarta.

Empat penerbangan kedatangan lainnya adalah AK462 dari Kuala Lumpur, QG980 dari Jakarta, GA102 dari Jakarta, serta GA104 dari Jakarta.

Kabut asap yang membatasi jarak pandang menjadi perhatian pengelola bandara karena kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kelancaran aktivitas penerbangan.

Pengelola Bandara Terus Pantau Cuaca dan Koordinasi dengan Pihak Terkait

Ahmad Syaugi Shahab menegaskan bahwa pengelola Bandara SMB II Palembang terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar kawasan bandara.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan sekaligus menjaga kelancaran operasional di tengah kondisi kabut asap.

"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," katanya.

Menurut pihak bandara, koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap pada aktivitas penerbangan.

Pengelola bandara juga berupaya memastikan seluruh kegiatan operasional tetap mengutamakan aspek keselamatan meskipun jarak pandang di kawasan bandara mengalami penurunan.

Penumpang Diimbau Memastikan Jadwal Penerbangan Sebelum ke Bandara

Pihak Bandara SMB II Palembang mengimbau seluruh calon penumpang untuk terus memantau perkembangan informasi penerbangan menyusul kondisi kabut asap yang masih memengaruhi jarak pandang.

Penumpang diminta memastikan jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat melalui maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan menuju bandara.

Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal penerbangan akibat kondisi cuaca dan keterbatasan jarak pandang.

Pengelola Bandara SMB II Palembang memastikan pemantauan kondisi cuaca serta koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026