HOME  ⁄  Nasional

Baznas dan Pemprov Jatim Berikan Kacamata Gratis kepada 1.000 Guru TK dan TPQ, Distribusi Dimulai Setelah Pemeriksaan Mata

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Baznas dan Pemprov Jatim Berikan Kacamata Gratis kepada 1.000 Guru TK dan TPQ, Distribusi Dimulai Setelah Pemeriksaan Mata
Foto: Seorang guru TK dan TPG saat memeriksakan matanya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 provinsi setempat di Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bantuan kacamata gratis kepada 1.000 guru taman kanak-kanak (TK) dan taman pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Islamic Center Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Program tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan kesehatan mata para guru sekaligus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Kepala Baznas Jawa Timur Muhammad Ghofirin mengatakan guru dipilih sebagai penerima manfaat karena kesejahteraan mereka masih membutuhkan perhatian.

Bantuan diberikan melalui pemeriksaan mata dan penyediaan kacamata sesuai kebutuhan penglihatan masing-masing penerima.

Baznas Jatim Prioritaskan Kesehatan Mata Guru TK dan TPQ

Muhammad Ghofirin menjelaskan bahwa profesi guru memiliki peran penting dalam pendidikan, tetapi kondisi kesejahteraannya masih perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, pemberian kacamata gratis merupakan salah satu bentuk dukungan Baznas terhadap para pendidik.

“Guru kita kenal kesejahteraannya masih butuh perhatian, beda dengan profesi selain guru. Maka, ada istilah guru pahlawan tanpa tanda jasa. Itulah alasan kenapa kami dari Baznas memilih guru yang kami beri perhatian,” kata Ghofirin di Islamic Center Surabaya, Minggu.

Sebanyak 1.000 guru TK dan TPQ menjadi sasaran program pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis tersebut.

Para peserta mendapatkan pemeriksaan untuk menentukan kebutuhan lensa yang sesuai dengan kondisi penglihatan masing-masing.

Selain memperoleh kacamata berstandar optik, penerima bantuan juga diberikan kesempatan memilih bingkai sesuai selera.

Kacamata Gratis Diproduksi Setelah Pemeriksaan Mata

Ghofirin mengatakan kacamata tidak langsung dibagikan kepada peserta setelah pemeriksaan kesehatan mata.

Hasil pemeriksaan terlebih dahulu digunakan sebagai dasar pembuatan lensa dan penyesuaian kacamata.

“Setelah itu baru diproses untuk produksi kacamata dan didistribusikan melalui sekolah masing-masing,” ucapnya.

Menurut Ghofirin, proses penyediaan kacamata membutuhkan waktu sedikitnya dua minggu sejak pemeriksaan dilakukan.

Setelah selesai diproduksi, kacamata akan disalurkan kepada penerima melalui sekolah masing-masing.

Sementara itu, peserta yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan medis lanjutan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan terkait.

Baznas Berencana Perluas Program ke Kabupaten dan Kota

Baznas Jawa Timur berharap program bantuan kacamata gratis dapat dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota.

Ghofirin menyatakan perluasan program membutuhkan kerja sama dengan Baznas di masing-masing daerah.

Melalui kolaborasi tersebut, semakin banyak guru diharapkan dapat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan mata dan bantuan kacamata.

“Bismillah, kita ingin bersinergi dan berkolaborasi dengan Baznas seluruh kabupaten/kota di masing-masing daerah untuk bisa menduplikasi apa yang hari ini kita inisiasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Program di Surabaya menjadi salah satu kegiatan yang diharapkan dapat diterapkan di daerah lain melalui kerja sama antarlembaga.

Gubernur Khofifah Apresiasi Kolaborasi Baznas dan Pemprov Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kerja sama Baznas Jawa Timur dengan berbagai pihak dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Menurut Khofifah, kegiatan Baznas tidak hanya menyasar kebutuhan kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan dan ekonomi.

“Menurut saya sangat komprehensif. Pendekatannya ini betul-betul Human Development Index approach,” ujarnya.

Khofifah menjelaskan bahwa pendekatan tersebut mencakup berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Di bidang pendidikan, Baznas menjalankan program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana.

Sementara itu, dukungan ekonomi diberikan melalui bantuan gerobak dan modal usaha bagi masyarakat.

Adapun bidang kesehatan diwujudkan melalui pemeriksaan mata serta pemberian kacamata gratis kepada guru TK dan TPQ.

Bantuan Kacamata Jadi Bagian Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur

Khofifah mengatakan kolaborasi pemerintah daerah dengan Baznas dan berbagai elemen masyarakat memiliki peran penting dalam memperluas manfaat program sosial.

Kegiatan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

“Betapa sinergi Baznas dengan berbagai elemen ini sangat penting, dan kami tentu menyampaikan terima kasih, karena ini bersama-sama didedikasikan dalam rangkaian Hari Jadi Jawa Timur yang ke-81,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Baznas berharap program tersebut dapat membantu kebutuhan kesehatan para guru sekaligus mendukung aktivitas pendidikan mereka.

Sebanyak 1.000 guru TK dan TPQ yang mengikuti pemeriksaan dijadwalkan menerima kacamata setelah proses produksi selesai, dengan penyaluran dilakukan melalui sekolah masing-masing.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026