HOME  ⁄  Nasional

Polisi Tangkap 17 Orang dalam Penggerebekan Narkoba di Palu, Senjata Tajam hingga Alat Isap Disita

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polisi Tangkap 17 Orang dalam Penggerebekan Narkoba di Palu, Senjata Tajam hingga Alat Isap Disita
Foto: (Sumber :Belasan orang di tangkap polisi saat petugas melakukan operasi penindakan narkoba di Kelurahan Kayumalue, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (16/10/2026) malam. (ANTARA/HO-Riski).)

Pantau - Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 17 orang dalam operasi penindakan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Jumat (16/10/2026) malam.

Operasi tersebut menyasar orang-orang yang diduga terlibat tindak pidana narkotika serta pihak yang diduga memprovokasi aksi kekerasan untuk menghalangi petugas.

Selain mengamankan 17 orang, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, telepon seluler, uang tunai, kartu ATM, dan alat isap narkotika.

Kepala Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah, AKBP Mulyadi, mengatakan operasi gabungan itu merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

"Tim operasi sarang narkoba, Polda Sulawesi Tengah dan BNN telah melaksanakan operasi penindakan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara," ujarnya di Palu, Sabtu (17/10/2026).

Seluruh orang yang diamankan bersama barang bukti telah dibawa ke Markas Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi Gabungan Polda dan BNN Tangkap 17 Orang di Kayumalue

Mulyadi menjelaskan bahwa operasi penindakan dilakukan di Kelurahan Kayumalue, Kecamatan Palu Utara, yang sebelumnya juga menjadi lokasi razia narkoba.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari operasi sebelumnya sekaligus pelaksanaan instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengenai pemberantasan narkotika.

"Penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika lanjutan razia narkoba di wilayah yang sama beberapa waktu lalu, sekaligus bagian dari tindak lanjut instruksi Kapolri tentang pemberantasan narkoba," tuturnya.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan 17 orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan berbagai tindakan di lokasi penggerebekan.

Menurut Mulyadi, orang-orang yang ditangkap tidak seluruhnya diduga terlibat langsung dalam tindak pidana narkotika.

Sebagian di antaranya diduga memicu aksi kekerasan dan berupaya menghalangi proses penegakan hukum yang dilakukan petugas.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami dugaan keterlibatan masing-masing orang yang diamankan.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menentukan peran dan kemungkinan tindak pidana yang dilakukan setiap orang.

Polisi Sita Senjata Tajam, Uang Tunai, dan Alat Isap Narkotika

Selain menangkap belasan orang, tim gabungan juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi operasi.

Barang bukti yang disita meliputi tujuh jenis senjata tajam, sejumlah telepon seluler, uang tunai, kartu ATM, serta alat isap narkotika yang dikenal sebagai bong.

"Barang bukti yang disita berupa tujuh jenis senjata tajam, sejumlah telepon seluler, uang tuna, ATM, dan alat isap narkotika," ucap Mulyadi.

Barang-barang tersebut dibawa bersama orang-orang yang diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Penyidik akan mendalami keterkaitan barang bukti dengan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lokasi operasi.

Selain barang-barang tersebut, petugas juga menemukan sampel yang diduga merupakan narkotika.

Namun, jenis dan kandungan sampel tersebut belum dapat dipastikan sebelum dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Sampel Diduga Narkotika Akan Diuji di Laboratorium BPOM

Polda Sulawesi Tengah memastikan sampel yang ditemukan saat operasi akan menjalani pengujian laboratorium.

Pengujian dilakukan untuk memastikan apakah barang yang diamankan mengandung zat narkotika.

"Sampel yang kami sita dari lokasi operasi akan diuji di laboratorium milik Badan Pengawasan Obat dan Makan (BPOM)," kata dia lagi.

Hasil pengujian tersebut akan menjadi bagian dari bahan pemeriksaan penyidik dalam mendalami dugaan tindak pidana narkotika.

Sementara itu, seluruh orang yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sulawesi Tengah.

Polisi belum merinci identitas maupun status hukum masing-masing orang yang diamankan dalam operasi tersebut.

Polda Sulawesi Tengah Lanjutkan Pemeriksaan terhadap Orang yang Diamankan

Operasi di Kelurahan Kayumalue merupakan kelanjutan dari penindakan narkotika yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah yang sama.

Polda Sulawesi Tengah bersama BNN melakukan kegiatan tersebut untuk menindak dugaan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta tindakan yang menghambat penegakan hukum.

Pemeriksaan terhadap 17 orang yang diamankan akan dilakukan untuk mengungkap peran masing-masing berdasarkan hasil penyelidikan dan barang bukti yang ditemukan.

Penyidik juga masih menunggu hasil pengujian laboratorium terhadap sampel yang diduga mengandung narkotika.

Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang diperoleh petugas.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026