HOME  ⁄  Nasional

BP Tapera Dorong Pekerja Muda Miliki Rumah Pertama Lewat KPR FLPP, Gen Z Jadi Penerima Manfaat Terbanyak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BP Tapera Dorong Pekerja Muda Miliki Rumah Pertama Lewat KPR FLPP, Gen Z Jadi Penerima Manfaat Terbanyak
Foto: Ilustrasi - Petugas melayani peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta.

Pantau - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong pekerja muda, termasuk Generasi Z, untuk memiliki rumah pertama melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) guna mengatasi kendala harga properti, suku bunga, dan uang muka.

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan program tersebut diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, khususnya pekerja berusia muda.

"Ini adalah program yang bisa menjawab tantangan yang ada saat ini, terutama bagi pekerja muda," ujar Sid Herdi Kusuma dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

BP Tapera menilai pekerja muda menghadapi sejumlah tantangan ketika ingin membeli rumah pertama, mulai dari kenaikan harga properti hingga besarnya uang muka atau down payment (DP).

Melalui KPR FLPP, pemerintah berupaya memberikan alternatif pembiayaan perumahan agar masyarakat yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan mendapatkan hunian sendiri.

BP Tapera Soroti Kendala Pekerja Muda Membeli Rumah Pertama

Sid Herdi Kusuma menjelaskan bahwa kenaikan harga properti menjadi salah satu hambatan utama bagi pekerja muda dalam merencanakan kepemilikan rumah.

Selain harga rumah yang terus menjadi perhatian, tingginya suku bunga pembiayaan juga memengaruhi kemampuan masyarakat untuk membeli hunian.

Besarnya uang muka menjadi tantangan tambahan, terutama bagi pekerja yang baru memulai karier dan belum memiliki tabungan memadai.

BP Tapera mendorong pemanfaatan KPR FLPP sebagai salah satu solusi pembiayaan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama.

Program tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan kepemilikan rumah bagi kelompok masyarakat yang memenuhi ketentuan.

Dengan adanya fasilitas pembiayaan tersebut, pekerja muda diharapkan dapat mulai merencanakan pembelian rumah sesuai kemampuan keuangan mereka.

Bank Syariah Nasional Tawarkan Kepastian Angsuran Rumah Subsidi

Dukungan terhadap pembiayaan rumah subsidi juga disampaikan Direktur Consumer Banking Bank Syariah Nasional (BSN), Mochamad Yut Penta.

Ia menjelaskan bahwa BSN mendukung penyaluran pembiayaan rumah subsidi melalui skema angsuran tetap.

Skema tersebut diharapkan memberikan kepastian pembayaran bagi pekerja muda yang sedang menyusun rencana keuangan untuk membeli rumah pertama.

"Kepastian angsuran menjadi salah satu keunggulan kami dalam pembiayaan rumah subsidi," ujar Yut Penta.

Menurut BSN, kepastian besaran angsuran dapat membantu calon pembeli memperhitungkan kewajiban pembayaran dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Dukungan lembaga perbankan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat.

Generasi Z Usia 19–25 Tahun Jadi Penerima Manfaat FLPP Terbanyak

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, sebelumnya mengajak masyarakat yang belum memiliki rumah untuk memanfaatkan program FLPP apabila telah memenuhi persyaratan.

Ajakan tersebut juga ditujukan kepada generasi muda yang ingin mulai merencanakan kepemilikan hunian sejak usia produktif.

Berdasarkan data realisasi sementara hingga 4 September 2026, kelompok usia 19–25 tahun atau Generasi Z tercatat sebagai kelompok penerima manfaat FLPP tertinggi.

Data tersebut menunjukkan bahwa generasi muda telah memanfaatkan program pembiayaan perumahan untuk memiliki rumah pertama.

Heru menilai kondisi ini mencerminkan meningkatnya kesadaran dan keberanian generasi muda dalam merencanakan kepemilikan rumah sejak dini.

BP Tapera berharap semakin banyak pekerja muda yang memenuhi persyaratan dapat mengakses program tersebut.

BP Tapera Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Rumah Subsidi

Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa kepemilikan rumah pertama memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, rumah bukan sekadar bangunan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.

Karena itu, BP Tapera terus mendorong masyarakat yang belum memiliki hunian untuk mencari informasi mengenai program pembiayaan rumah subsidi.

Pekerja muda yang memenuhi persyaratan diharapkan dapat mempertimbangkan KPR FLPP sebagai salah satu pilihan untuk memperoleh rumah pertama.

BP Tapera juga menekankan pentingnya dukungan lembaga pembiayaan dalam menyediakan skema yang dapat membantu masyarakat merencanakan pembayaran rumah.

Melalui program FLPP dan dukungan perbankan, pemerintah berupaya memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja muda dan masyarakat yang membutuhkan hunian.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026