HOME  ⁄  Nasional

Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Pendidikan Nasional untuk Putus Rantai Kemiskinan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menko Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Pendidikan Nasional untuk Putus Rantai Kemiskinan
Foto: (Sumber :Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menilai Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin, melainkan telah berkembang menjadi model pendidikan sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat untuk memutus mata rantai kemiskinan.)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga menjadi model pendidikan nasional sekaligus instrumen pemberdayaan masyarakat untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhaimin dalam Malam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 yang diselenggarakan Kementerian Sosial di Sekolah Rakyat Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Muhaimin, Sekolah Rakyat merupakan terobosan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada masyarakat paling miskin, khususnya kelompok yang selama ini belum terjangkau kebijakan pemerintah.

“Hari ini kita semua telah menyaksikan Sekolah Rakyat yang didesain sejak awal benar-benar menjangkau masyarakat miskin, terutama yang tidak terjangkau kebijakan, the invisible people,” ujar Muhaimin.

Ia menilai keberadaan Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sekolah Rakyat hari ini telah hadir mewarnai dan memberi inspirasi kita semua untuk terus meletakkan pendidikan sebagai pemutus mata rantai kemiskinan, membawa masa depan yang lebih baik dan insyaallah membawa kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” katanya.

Muhaimin Apresiasi Mensos Gus Ipul atas Pengembangan Sekolah Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin memberikan apresiasi kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul beserta jajarannya yang dinilai berhasil menerjemahkan arahan Presiden Prabowo menjadi program pendidikan dengan pola pembelajaran yang semakin matang.

Muhaimin mengakui bahwa pada awal pelaksanaan program masih terdapat keraguan mengenai pola pendidikan yang tepat bagi anak-anak dengan latar belakang sosial dan kemampuan berbeda.

“Awalnya Pak Mensos dan saya juga ragu-ragu, sekolah ini bagaimana polanya? Alhamdulillah, Pak Mensos atas perintah Presiden berhasil mewujudkan ini semua,” ujar Muhaimin.

Ia menyebut perkembangan Sekolah Rakyat saat ini semakin menunjukkan arah yang jelas dan memiliki prospek untuk dikembangkan sebagai salah satu model pendidikan di Indonesia.

“Alhamdulillah, Sekolah Rakyat telah memiliki model yang amat sangat mapan, pasti, dan prospeknya mencerahkan,” katanya.

Muhaimin berharap pendekatan pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Rakyat dapat menjadi inspirasi bagi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memberikan kesempatan kepada setiap peserta didik untuk berkembang sesuai minat, bakat, dan kemampuannya.

“Kita ingin Sekolah Rakyat ini menjadi model pendidikan yang memberikan kualitas sesuai potensi dirinya, sesuai dengan apa yang menjadi harapan anak-anak didik kita,” ucapnya.

Menurutnya, pendidikan tidak seharusnya hanya berorientasi pada penyeragaman kemampuan siswa, tetapi juga harus mampu menjawab perkembangan zaman dan mengakomodasi keberagaman potensi peserta didik.

“Sekolah Rakyat bukan hanya menginspirasi pola pendidikan di Sekolah Rakyat, tetapi juga menginspirasi tata kelola pendidikan kita pada umumnya,” ujarnya.

Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Politik Pemberdayaan Masyarakat

Muhaimin menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari politik pemberdayaan yang harus menjadi salah satu arah kebijakan pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan.

Ia menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup dilakukan melalui pemberian bantuan sosial, tetapi juga membutuhkan program yang mampu meningkatkan kemampuan, produktivitas, dan kemandirian masyarakat.

“Inilah bukti bahwa Sekolah Rakyat adalah bagian dari politik pemberdayaan kita, di mana salah satu upaya pemberdayaan adalah upaya penanggulangan kemiskinan,” tegasnya.

Muhaimin juga menyoroti pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berorientasi pada hasil dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Setiap rupiah APBN kita harus mendorong pemberdayaan,” ujarnya.

Ia mengingatkan jajaran pemerintah agar anggaran negara tidak hanya digunakan untuk membiayai kegiatan rutin birokrasi, tetapi juga diarahkan pada program yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, Muhaimin berharap penggunaan anggaran negara menjadi lebih efektif dalam mempercepat terwujudnya masyarakat yang mandiri dan produktif.

“Indonesia yang berdiri kokoh di atas kaki kita sendiri, Indonesia yang kuat dan tangguh di atas kaki rakyatnya sendiri,” katanya.

Muhaimin Dorong Lulusan Sekolah Rakyat Bisa Kuliah dan Bekerja

Selain memperluas akses pendidikan, Muhaimin menekankan pentingnya memastikan keberlanjutan masa depan para lulusan Sekolah Rakyat.

Ia berharap peserta didik yang menyelesaikan pendidikan melalui program tersebut memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja sesuai minat dan potensinya.

“Mari kita dukung terus keberlanjutan Sekolah Rakyat, memastikan Sekolah Rakyat memberikan lulusan yang bisa langsung terserap di dunia pendidikan yang lebih tinggi maupun di pasar kerja yang diharapkan oleh anak-anak kita,” ucapnya.

Muhaimin juga berpesan kepada seluruh siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diberikan pemerintah dengan belajar secara sungguh-sungguh dan menjaga kedisiplinan.

“Teruslah belajar sungguh-sungguh, disiplin, taatilah seluruh aturan sekolah. Insyaallah masa depan Anda cerah bagi Indonesia di masa yang akan datang,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Muhaimin turut mengajak para hadirin mendoakan Presiden Prabowo Subianto yang sedang berulang tahun agar senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan dalam memimpin Indonesia.

Muhaimin Apresiasi Peran Media dalam Mengenalkan Sekolah Rakyat

Pada akhir sambutannya, Muhaimin menyampaikan apresiasi kepada para pemenang Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 yang telah berkontribusi memperkenalkan program tersebut kepada masyarakat.

Ia menilai karya jurnalistik memiliki peran penting dalam mengangkat kisah anak-anak dari keluarga miskin yang memperoleh kesempatan pendidikan melalui Sekolah Rakyat.

Menurut Muhaimin, media juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas informasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat dukungan terhadap program pemberdayaan.

“Sinergi dan kolaborasi dengan media dan pemerintah ini akan memperbesar komitmen pemerintah, mendorong dan memotivasi seluruh aparat birokrasi kita untuk terus percaya diri membawa kemakmuran dan kesejahteraan bangsa,” ujarnya.

Muhaimin berharap pemberitaan mengenai Sekolah Rakyat terus diperluas agar semakin banyak masyarakat mengetahui manfaat program tersebut sekaligus terdorong untuk mendukung keberlanjutannya.

“Mari kita teruskan untuk menggaungkan inspirasi dari Sekolah Rakyat supaya seluruh bangsa kita menjadi bagian dari program yang diharapkan membawa kemajuan ini,” kata Muhaimin.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026