
Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Selatan membangun lapangan multifungsi di kawasan Stasiun Manggarai, Kecamatan Tebet, sebagai langkah jangka panjang untuk mencegah tawuran antarkelompok pemuda yang berulang di wilayah tersebut.
Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan untuk menyediakan ruang kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar dapat menyalurkan minat serta hobi mereka.
Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan lapangan multifungsi diharapkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi potensi konflik antarkelompok warga di Manggarai.
"Salah satunya memang di antaranya adalah kami saat ini sedang melakukan pembangunan lapangan multifungsi yang kita harapkan ini bisa menjadi saluran bagi warga ataupun anak-anak juga di kawasan ini untuk beraktivitas sesuai dengan hobi," kata Syafrin kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Langkah tersebut ditempuh menyusul tawuran antarkelompok pemuda di kawasan Stasiun Manggarai pada Minggu (18/10/2026) yang dipicu aksi saling lempar petasan hingga berujung pada pembakaran sebuah kios.
Pemkot Jaksel Bangun Lapangan untuk Salurkan Aktivitas Positif Remaja
Syafrin menjelaskan bahwa pembangunan lapangan multifungsi merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan sarana kegiatan yang dapat dimanfaatkan warga.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tempat bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan minat, menyalurkan hobi, serta mengikuti kegiatan yang lebih produktif.
Selain menyediakan sarana aktivitas masyarakat, Pemkot Jakarta Selatan juga terus mendalami berbagai faktor yang menyebabkan tawuran berulang di kawasan Manggarai.
Pendalaman tersebut dilakukan untuk merumuskan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Syafrin menegaskan bahwa penyelesaian persoalan tawuran tidak cukup hanya melalui tindakan pengamanan, tetapi juga memerlukan upaya pencegahan dalam jangka panjang.
Pemerintah daerah akan mengkaji potensi dan minat masyarakat agar dapat diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat sosial maupun ekonomi.
Pemkot Jaksel Kaji Peluang Kerja bagi Warga Manggarai
Selain pembangunan lapangan multifungsi, Pemkot Jakarta Selatan turut mempertimbangkan pendekatan pemberdayaan ekonomi untuk membantu mengatasi persoalan sosial di kawasan Manggarai.
Syafrin mengatakan pemerintah akan mendalami minat dan kemampuan warga yang berpotensi diarahkan pada kegiatan produktif, termasuk kesempatan memperoleh pekerjaan yang layak.
"Di sisi lain, tentu juga dari sisi passion masing-masing ini juga akan kami dalami, sehingga bisa saja kita salurkan kepada beberapa tenaga kerja yang memang membutuhkan pekerjaan yang layak untuk ini," ucapnya.
Menurutnya, pemetaan potensi masyarakat diperlukan agar program yang disiapkan pemerintah dapat menjawab kebutuhan warga secara lebih tepat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mencari alternatif penyelesaian konflik antarkelompok melalui pendekatan sosial dan ekonomi.
Pemkot Jakarta Selatan juga akan melibatkan unsur terkait untuk mendalami penyebab perselisihan yang selama ini terjadi di wilayah tersebut.
Pemerintah Siapkan Posko Bersama untuk Cegah Tawuran Susulan
Sebagai langkah penanganan jangka pendek, Pemkot Jakarta Selatan bersama unsur tiga pilar akan mendirikan posko bersama di kawasan Manggarai.
Posko tersebut disiapkan untuk memantau perkembangan situasi keamanan dan mencegah terjadinya bentrokan susulan antarkelompok warga.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak terkait, pemerintah memperoleh informasi mengenai sejumlah anak yang diduga berupaya memicu perselisihan antarkelompok di kawasan tersebut.
Informasi itu masih akan didalami untuk mengetahui akar persoalan serta menentukan langkah pencegahan yang tepat.
Pemerintah berharap keberadaan posko bersama dapat memperkuat koordinasi pengamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar.
Tawuran di Manggarai Dipicu Saling Lempar Petasan hingga Kios Terbakar
Sebelumnya, tawuran antarkelompok pemuda terjadi di kawasan Stasiun Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (18/10/2026).
Bentrokan tersebut dipicu aksi saling lempar petasan yang kemudian berkembang menjadi keributan antarkelompok.
Peristiwa itu juga berujung pada pembakaran sebuah kios di kawasan tersebut.
Insiden tersebut kembali menjadi perhatian pemerintah daerah karena konflik antarkelompok di Manggarai telah terjadi berulang kali.
Melalui pembangunan lapangan multifungsi, pemetaan kebutuhan warga, dan pendirian posko pengamanan, Pemkot Jakarta Selatan berupaya menggabungkan langkah pencegahan jangka pendek dan jangka panjang.
Pemerintah berharap upaya tersebut dapat mengurangi potensi tawuran susulan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Manggarai.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




