HOME  ⁄  Nasional

Dishub DKI Kerahkan 60 Personel Atur Lalu Lintas saat Demo di Enam Titik Jakarta, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dishub DKI Kerahkan 60 Personel Atur Lalu Lintas saat Demo di Enam Titik Jakarta, Pengguna Jalan Diminta Waspada
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Personel Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub Pemprov DKI Jakarta mengalihkan kendaraan yang akan melintas di Jalan MH Thamrim Jakarta, Sabtu (22/6/2019).ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.)

Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 personel untuk mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di enam kawasan Jakarta pada Selasa (20/10/2026), mulai pukul 10.00 WIB.

Pengerahan petugas tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan puluhan personel telah disiapkan untuk membantu pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

"Jumlah personel Dinas Perhubungan yang akan dilibatkan sebagai petugas pengatur lalu lintas sebanyak 60 orang," kata Budi di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Petugas akan membantu mengatur pergerakan kendaraan di sekitar kawasan yang menjadi titik kegiatan unjuk rasa guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

Enam Titik Demonstrasi di Jakarta Berpotensi Ganggu Arus Lalu Lintas

Berdasarkan informasi Dishub DKI Jakarta, aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di enam kawasan yang tersebar di sejumlah wilayah ibu kota.

Enam lokasi tersebut meliputi kawasan Monumen Nasional (Monas), Tugu Tani, kompleks DPR/MPR, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun.

Kegiatan demonstrasi dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan potensi gangguan lalu lintas di ruas jalan sekitar lokasi aksi.

Dishub DKI Jakarta menyiagakan personel sebagai langkah antisipasi terhadap kepadatan kendaraan yang mungkin terjadi selama kegiatan berlangsung.

Pengaturan lalu lintas akan menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama apabila terjadi peningkatan aktivitas massa di sekitar lokasi demonstrasi.

Pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum diminta memperhatikan kondisi perjalanan agar tidak terjebak kepadatan di kawasan yang menjadi titik aksi.

Transjakarta, MRT, dan LRT Tetap Beroperasi Normal

Budi Awaluddin memastikan layanan angkutan umum di Jakarta tetap berjalan normal meskipun terdapat sejumlah aksi unjuk rasa.

Layanan transportasi yang dimaksud meliputi Transjakarta, Moda Raya Terpadu (MRT), dan Lintas Raya Terpadu (LRT).

Meski demikian, operasional Transjakarta berpotensi mengalami penyesuaian apabila terdapat pengalihan arus kendaraan di sekitar lokasi demonstrasi.

Penyesuaian layanan bus dilakukan mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.

Perjalanan Transjakarta dapat terdampak apabila jalur yang dilalui bersinggungan langsung dengan titik demonstrasi atau ruas jalan yang mengalami pengalihan.

Sementara itu, layanan MRT dan LRT tetap dijadwalkan beroperasi normal selama berlangsungnya kegiatan unjuk rasa.

Dishub DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kemungkinan perubahan perjalanan, terutama bagi pengguna Transjakarta yang melintasi kawasan demonstrasi.

Pengguna Jalan dan Penumpang Kereta di Stasiun Gambir Diimbau Atur Perjalanan

Selain mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi demonstrasi, Dishub DKI Jakarta juga memberikan perhatian terhadap akses perjalanan menuju Stasiun Gambir.

Budi mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan kereta api jarak jauh melalui Stasiun Gambir agar menyesuaikan waktu keberangkatan dan rute perjalanan.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi penumpang yang akan turun di Stasiun Gambir dan melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan darat.

Pengguna jalan disarankan mempertimbangkan jalur alternatif apabila ruas jalan yang biasa dilalui mengalami pengaturan atau pengalihan arus lalu lintas.

"Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan yang sedang dilakukan pengaturan apabila tidak berkepentingan, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan," ujar Budi.

Dishub DKI Jakarta menegaskan pentingnya kepatuhan pengguna jalan terhadap arahan petugas guna menjaga ketertiban lalu lintas selama kegiatan demonstrasi.

Dengan pengerahan 60 personel tersebut, pemerintah provinsi berupaya menjaga kelancaran pergerakan kendaraan dan layanan transportasi umum di tengah berlangsungnya aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026