
Pantau - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memperkenalkan sejarah pembangunan Kota Bandung sebagai pusat pendidikan teknik dan teknologi kepada delegasi insinyur dari berbagai negara yang mengikuti Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) ke-44 di Pendopo Kota Bandung, Rabu.
Dalam penyambutan tersebut, Farhan menegaskan bahwa perkembangan Bandung tidak terlepas dari kontribusi para insinyur dalam membangun infrastruktur, mengembangkan teknologi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Delegasi CAFEO ke-44 yang hadir terdiri atas para insinyur dari negara-negara anggota ASEAN serta sejumlah negara lainnya.
Farhan menjelaskan bahwa perjalanan Bandung menjadi salah satu pusat pendidikan dan teknologi di Indonesia memiliki hubungan erat dengan pembangunan infrastruktur serta pengembangan ilmu pengetahuan.
“Bandung dibangun oleh para insinyur hingga menjadi salah satu pusat pendidikan dan teknologi di Indonesia,“ ujar Farhan saat menyambut delegasi CAFEO di Pendopo Kota Bandung, Rabu.
Menurutnya, kontribusi para insinyur menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan Kota Bandung, mulai dari pembangunan jaringan transportasi hingga penguatan ekosistem pendidikan teknik.
Farhan juga menyoroti pentingnya inovasi untuk menghadapi tantangan perkembangan teknologi digital yang membuat persaingan semakin kompleks dan tidak lagi dibatasi wilayah geografis.
Farhan Ungkap Sejarah Pembangunan Bandung Berawal dari Infrastruktur Transportasi
Farhan menjelaskan bahwa perkembangan Kota Bandung memiliki hubungan erat dengan pembangunan infrastruktur transportasi pada masa kolonial.
Pada masa tersebut, pembangunan jaringan transportasi yang menghubungkan berbagai wilayah di Pulau Jawa menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan Bandung.
Keberadaan jalur transportasi membuka akses antardaerah sekaligus mendukung perkembangan aktivitas ekonomi di sejumlah kawasan.
Menurut Farhan, pembangunan infrastruktur tersebut juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan kawasan perkebunan yang menjadi bagian penting dari kegiatan ekonomi pada masa itu.
Seiring berkembangnya jaringan transportasi dan aktivitas ekonomi, Bandung mengalami pertumbuhan hingga menjadi kawasan perkotaan yang semakin dinamis.
Farhan menilai perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam mendorong perubahan dan perkembangan suatu wilayah.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi para insinyur dalam merancang dan membangun infrastruktur menjadi bagian dari sejarah pertumbuhan Kota Bandung.
Pembangunan transportasi yang menghubungkan berbagai kawasan dinilai turut membentuk fondasi perkembangan ekonomi dan kehidupan masyarakat.
ITB Jadi Bagian Penting Perkembangan Pendidikan Teknik di Bandung
Selain pembangunan infrastruktur, Farhan menyoroti perkembangan Bandung sebagai salah satu pusat pendidikan teknik dan teknologi di Indonesia.
Ia menyebut keberadaan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai bagian penting dari perjalanan kota dalam membangun ekosistem pendidikan teknik dan pengembangan ilmu pengetahuan.
“Seiring perjalanan waktu, Bandung juga tumbuh sebagai pusat pendidikan teknik. Keberadaan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu bagian penting dari perkembangan ekosistem pendidikan dan teknologi di kota ini,” kata dia.
Menurut Farhan, keberadaan lembaga pendidikan teknik seperti ITB memperkuat hubungan Bandung dengan pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan pengembangan pendidikan memiliki keterkaitan dalam mendorong kemajuan suatu kota.
Farhan menilai perkembangan Bandung sebagai pusat pendidikan teknik juga memperlihatkan pentingnya peran sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam bidang rekayasa dan teknologi.
Kontribusi dunia pendidikan teknik menjadi salah satu unsur yang mendukung perkembangan Bandung dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
Melalui penjelasan tersebut, Farhan memperkenalkan kepada delegasi CAFEO bahwa pertumbuhan Bandung tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perkembangan pengetahuan dan kemampuan teknologi.
Farhan Soroti Tantangan Persaingan Global di Era Teknologi Digital
Dalam pertemuan dengan delegasi CAFEO ke-44, Farhan turut menyoroti perubahan yang terjadi akibat pesatnya perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, kemajuan teknologi telah mengubah pola persaingan dalam berbagai sektor sehingga tidak lagi terbatas pada wilayah atau batas geografis.
Kondisi tersebut menuntut kemampuan untuk terus berinovasi dan mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perubahan zaman.
Farhan menilai para insinyur memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan tersebut melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan insinyur tidak hanya terbatas pada penguasaan teori, tetapi juga mencakup keterampilan mengubah gagasan menjadi inovasi yang dapat diterapkan.
“Para insinyur dapat memikirkan sesuatu yang secara teori tampak tidak masuk akal, kemudian menerapkan ilmu pengetahuan untuk mewujudkannya menjadi sesuatu yang bahkan lebih luar biasa,” katanya.
Menurut Farhan, penerapan ilmu pengetahuan memungkinkan para insinyur mengembangkan berbagai solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kemampuan menciptakan inovasi juga dinilai penting untuk mempersiapkan kebutuhan pada masa mendatang seiring perubahan teknologi yang terus berlangsung.
Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti kemampuan sumber daya manusia dalam menghasilkan gagasan dan solusi yang bermanfaat.
Wali Kota Bandung Apresiasi Kontribusi Insinyur dalam Menciptakan Inovasi
Farhan turut menyampaikan apresiasi kepada para insinyur yang terus berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan teknologi, dan penciptaan berbagai inovasi.
Menurutnya, kerja keras para insinyur memiliki manfaat penting dalam menghasilkan teknologi yang dapat digunakan masyarakat saat ini sekaligus mendukung kebutuhan masa depan.
Ia menilai berbagai kemajuan yang telah dicapai tidak terlepas dari kemampuan para insinyur menerapkan ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan pembangunan.
“Atas kerja keras para insinyur yang terus mengerahkan pemikiran untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat hari ini sekaligus menjadi perangkat bagi masa depan, saya menyampaikan terima kasih yang tulus,” katanya.
Melalui penyambutan delegasi CAFEO ke-44, Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan perjalanan panjang pembangunan kota yang berkaitan dengan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, pendidikan teknik, dan perkembangan teknologi.
Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Farhan untuk menyampaikan pentingnya kontribusi para insinyur dalam menciptakan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Farhan menegaskan bahwa kemajuan Bandung memiliki hubungan erat dengan pembangunan infrastruktur dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berlangsung dari masa ke masa.
Ia berharap kontribusi para insinyur terus menghasilkan berbagai solusi inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kesiapan menghadapi perkembangan teknologi pada masa mendatang.
- Penulis :
- Arian Mesa




