HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Minta Peluang Kerja di Jakarta Dikelola Optimal, 12 Ribu Lowongan Diserbu 28 Ribu Lamaran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pramono Anung Minta Peluang Kerja di Jakarta Dikelola Optimal, 12 Ribu Lowongan Diserbu 28 Ribu Lamaran
Foto: (Sumber :Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta pengelolaan kesempatan kerja di ibu kota ditingkatkan agar kualitas sumber daya manusia yang tinggi dapat diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja secara optimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di UKM Gallery, Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

Pramono menegaskan bahwa capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta sebesar 85,05 tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila peluang kerja yang tersedia tidak dikelola dengan baik.

“Jakarta sekarang ini dengan indeks pembangunan manusia nomor 1 di seluruh Indonesia, 85,05 persen. Nomor 2 Yogyakarta, nomor 3 Riau, Bali, dan seterusnya. Tetapi tidak ada artinya kalau kemudian kesempatan lowongan pekerjaan itu tidak ter-manage dengan baik,” kata Pramono.

Sebanyak 12 Ribu Lowongan Kerja Disediakan oleh 100 Perusahaan

Pramono mengungkapkan bahwa Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 menyediakan sekitar 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 perusahaan.

Pameran tersebut merupakan penyelenggaraan bursa kerja ke-11 yang digelar untuk mempertemukan perusahaan dengan masyarakat pencari kerja.

Hingga saat itu, jumlah lamaran yang masuk melalui kegiatan tersebut telah mencapai 28.000.

Jumlah lamaran tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang pekerjaan yang ditawarkan dalam pameran.

Pramono berharap seluruh lowongan yang tersedia dapat terisi sehingga kegiatan tersebut memberikan hasil nyata bagi para pencari kerja.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan proses perekrutan agar kesempatan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Pramono Dorong Kesempatan Kerja Setara bagi Penyandang Disabilitas

Selain menyoroti penyerapan tenaga kerja, Pramono meminta agar kesempatan kerja di Jakarta dapat diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.

Ia secara khusus berharap penyandang disabilitas memperoleh peluang yang setara dalam mengikuti proses perekrutan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Jakarta perlu didukung oleh kebijakan ketenagakerjaan yang mampu membuka akses pekerjaan secara luas.

Pengelolaan lowongan kerja yang baik menjadi salah satu langkah untuk menghubungkan kebutuhan perusahaan dengan kemampuan para pencari kerja.

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen dan Sumbang 16,32 Persen PDB

Pramono juga menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Jakarta saat ini relatif stabil dan kuat.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ibu kota mencapai 5,52 persen dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 16,32 persen.

Sementara itu, inflasi Jakarta berada pada kisaran 2,5 hingga 2,7 persen.

Pramono menilai kondisi ekonomi tersebut memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh kesempatan kerja di ibu kota.

“Jakarta sekarang tumbuh 5,52 persen, memberikan kontribusi kepada PDB (Produk Domestik Bruto) 16,32 persen, dan kemudian inflasi di Jakarta ter-manage dengan baik, sekitar 2,5 sampai dengan 2,7 persen. Inilah yang memberikan ruang kesempatan bagi saudara-saudara untuk bisa mencari lapangan pekerjaan di Jakarta,” terang Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap penyelenggaraan bursa kerja tersebut dapat mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja di tengah pertumbuhan ekonomi ibu kota.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026