
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendukung pengembangan Chip Merah Putih oleh Peruri sebagai langkah memperkuat kedaulatan digital Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi semikonduktor dari luar negeri.
Dukungan tersebut disampaikan Brian dalam kegiatan Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026), sebagaimana dikutip dari keterangan resmi pada Kamis (22/10/2026).
Brian menegaskan penguasaan teknologi menjadi kebutuhan strategis agar Indonesia mampu bersaing dengan negara lain dan mengembangkan inovasi secara mandiri.
"Kalau kita mau sejahtera, kalau kita mau sejajar dengan negara-negara lain, sesuai yang dikatakan Bapak Presiden, mau tidak mau kita harus menguasai teknologi. Jadi, ini bukan pilihan, sekali lagi, ini sesuatu yang memang harus kita dorong," kata Brian.
Pemerintah Dorong Penguasaan Tiga Teknologi Strategis
Brian menyoroti tiga bidang teknologi yang perlu dikuasai Indonesia, yakni kecerdasan artifisial (AI), teknologi pascakuantum, dan semikonduktor.
Menurutnya, pengembangan ketiga bidang tersebut harus didukung penguatan fondasi ilmu pengetahuan dan kesiapan sumber daya manusia.
Penguasaan teknologi dinilai penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna produk digital, tetapi juga mampu menciptakan dan mengembangkan teknologi sendiri.
Brian juga menekankan perlunya peningkatan kompetensi teknologi kuantum untuk menghadapi tantangan keamanan digital pada masa mendatang.
Sementara itu, kemampuan nasional di bidang semikonduktor diperlukan untuk mendukung pengembangan cip bagi layanan strategis, termasuk identitas digital seperti paspor serta infrastruktur berkeandalan tinggi.
Mendiktisaintek Ingatkan Kampus Tidak Bergantung pada AI
Selain mendorong penguasaan teknologi, Brian mengingatkan perguruan tinggi agar penggunaan kecerdasan artifisial tidak mengurangi kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Ia menilai pemanfaatan AI dalam proses pembelajaran harus tetap memperhatikan penguasaan konsep dasar keilmuan.
"Semua orang sekarang bicaranya AI. Jadi, saya sering bilang di kampus, tolong dosennya jangan pakai AI bikin soal, karena nanti mahasiswa juga jawabnya pakai AI, nanti yang memeriksa AI juga. Saya khawatir kita tidak menguasai fundamental. Jadi, bagaimanapun, fundamental itu masih sangat penting," ujarnya menegaskan.
Brian menekankan bahwa pemahaman ilmu pengetahuan mendasar tetap menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga ahli teknologi nasional.
Peruri Diharapkan Segera Tuntaskan Chip Merah Putih
Brian mengapresiasi langkah Peruri dalam mengembangkan Chip Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan teknologi dalam negeri.
Ia berharap pengembangan cip tersebut dapat segera diselesaikan sehingga menjadi salah satu wujud kemandirian Indonesia di bidang semikonduktor.
"Harapannya akan bisa segera kita selesaikan dan semoga ini menjadi chip yang juga menunjukkan kedaulatan kita. Jadi, kita berharap Peruri bisa segera menuntaskan," ucap dia.
Selain mengembangkan produk, Peruri diharapkan dapat berperan dalam memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong hasil penelitian menjadi produk teknologi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
- Penulis :
- Aditya Yohan




