
Pantau - Otoritas Taiwan menangguhkan aktivitas perkantoran dan sekolah di 20 dari 22 kabupaten dan kota pada Jumat (23/10/2026) menyusul ancaman topan Champi yang diperkirakan mendekati pulau tersebut pada Sabtu (24/10/2026) dini hari.
Langkah antisipasi tersebut dilakukan ketika topan Champi yang berkategori moderat bergerak menuju wilayah Taiwan dengan potensi membawa hujan deras dan angin kencang.
Selain menghentikan kegiatan perkantoran dan pendidikan, sejumlah maskapai penerbangan membatalkan penerbangan domestik serta 40 penerbangan internasional.
Berdasarkan laporan TVBS, penangguhan aktivitas diberlakukan sepanjang Jumat di sebagian besar wilayah Taiwan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Sementara itu, otoritas cuaca pusat Taiwan atau Central Weather Administration (CWA) memperingatkan bahwa topan Champi masih berpotensi mencapai daratan pulau tersebut.
Sekolah dan Perkantoran di 20 Wilayah Taiwan Ditutup
Pemerintah Taiwan menetapkan penghentian sementara aktivitas perkantoran dan sekolah di 20 dari total 22 kabupaten dan kota pada Jumat (23/10/2026).
Kebijakan tersebut diterapkan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi dampak topan Champi yang bergerak mendekati Taiwan.
Namun, kegiatan masyarakat di Kabupaten Kinmen dan sebagian besar wilayah Kabupaten Taitung tetap diperbolehkan berlangsung seperti biasa.
Kabupaten Kinmen merupakan gugusan pulau yang terletak di dekat pesisir Provinsi Fujian, China.
Sementara itu, Kabupaten Taitung berada di kawasan tenggara Taiwan.
Kedua wilayah tersebut dinyatakan berada di luar kawasan yang diperkirakan berpotensi terdampak topan Champi.
Dengan demikian, pembatasan aktivitas tidak diberlakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Taiwan.
Maskapai Batalkan Penerbangan Domestik dan 40 Penerbangan Internasional
Ancaman topan Champi juga berdampak terhadap operasional transportasi udara di Taiwan.
Menurut laporan TVBS, maskapai penerbangan setempat telah membatalkan sejumlah penerbangan domestik.
Selain itu, sebanyak 40 penerbangan internasional turut dibatalkan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca buruk.
Pembatalan penerbangan dilakukan menjelang periode ketika topan Champi diperkirakan berada pada jarak terdekat dengan Taiwan.
Kondisi cuaca yang berpotensi memburuk menjadi perhatian otoritas karena dapat memengaruhi keselamatan aktivitas penerbangan.
Belum terdapat informasi lebih lanjut mengenai jumlah penumpang yang terdampak pembatalan tersebut.
Topan Champi Diperkirakan Mendekati Taiwan Sabtu Dini Hari
Otoritas cuaca pusat Taiwan memperkirakan topan Champi akan mencapai posisi terdekat dengan pulau tersebut pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat atau 01.00 WIB.
Topan Champi saat ini masih berada dalam kategori topan moderat.
Meski demikian, CWA menyatakan masih terdapat kemungkinan topan tersebut mencapai daratan Taiwan.
Berdasarkan pemantauan hingga Kamis (22/10/2026) petang, pusat topan Champi berada sekitar 450 kilometer di sebelah timur Eluanbi.
Eluanbi merupakan kawasan yang terletak di ujung paling selatan Taiwan.
Pada saat pemantauan tersebut, topan Champi bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 18 kilometer per jam.
Pergerakan itu menjadi dasar pemantauan otoritas cuaca terhadap potensi dampak topan dalam beberapa hari berikutnya.
Puncak Dampak Topan Diperkirakan Terjadi Jumat hingga Sabtu Pagi
CWA memperingatkan bahwa dampak terkuat topan Champi diperkirakan berlangsung sejak Jumat (23/10/2026) hingga Sabtu (24/10/2026) pagi.
Pada periode tersebut, sejumlah wilayah Taiwan berpotensi mengalami peningkatan intensitas hujan.
Otoritas cuaca juga telah mengeluarkan peringatan hujan deras untuk beberapa kawasan yang diperkirakan terdampak.
Curah hujan diprediksi meningkat sejak Kamis petang hingga Sabtu pagi seiring pergerakan topan mendekati Taiwan.
Menurut prakiraan CWA, kondisi cuaca diperkirakan mulai membaik pada Sabtu sore.
Meski demikian, perkembangan lintasan topan tetap menjadi perhatian karena kemungkinan mencapai daratan Taiwan belum sepenuhnya tertutup.
Taiwan Siapkan Langkah Antisipasi Cuaca Ekstrem
Penutupan sekolah dan perkantoran menjadi salah satu kebijakan utama otoritas Taiwan dalam menghadapi ancaman topan Champi.
Pembatalan penerbangan juga diberlakukan untuk mengurangi risiko operasional transportasi udara selama periode cuaca buruk.
Sementara itu, aktivitas masyarakat di Kinmen dan sebagian besar Taitung tetap berjalan karena kedua wilayah tersebut berada di luar kawasan potensi dampak topan.
Otoritas cuaca Taiwan terus memantau pergerakan Champi yang diperkirakan mendekati pulau tersebut pada Sabtu dini hari.
Dengan puncak dampak diperkirakan berlangsung hingga Sabtu pagi, pembatasan aktivitas pada Jumat menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap kemungkinan hujan deras dan gangguan cuaca akibat topan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




