HOME  ⁄  Nasional

Kapolda Metro Jaya Sebut Bedah Rumah di Kampung Ambon Jadi Strategi Berantas Narkoba Lewat Kesejahteraan Warga

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kapolda Metro Jaya Sebut Bedah Rumah di Kampung Ambon Jadi Strategi Berantas Narkoba Lewat Kesejahteraan Warga
Foto: Kapolda Metro Jaya Komjen Polisi Dadang Hartanto saat memberi keterangan usai meninjau program Bedah Rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta, Sabtu 24/10/2025 (sumber: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Komisaris Jenderal Polisi Dadang Hartanto, menyebut program Bedah Rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan dan perbaikan kondisi sosial masyarakat.

Dadang menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus disertai langkah nyata untuk mengatasi persoalan sosial dan ekonomi yang menjadi salah satu akar permasalahan di masyarakat.

Menurutnya, program Bedah Rumah yang dilaksanakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memberikan manfaat ganda karena tidak hanya memperbaiki kualitas hunian warga, tetapi juga mendukung upaya pemberantasan narkoba.

Dadang menggambarkan manfaat tersebut melalui pepatah "sekali mendayung, dua-tiga pulau terlampaui", karena satu program pemerintah dapat membantu menyelesaikan sejumlah persoalan yang saling berkaitan.

"Kalau ini kita selesaikan secara komprehensif, ini akan menjadi kemajuan yang luar biasa bagi wilayah Kampung Ambon ini," ujar Dadang seusai meninjau pelaksanaan program Bedah Rumah di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta, Sabtu.

Polda Metro Jaya Siap Dukung Program Bedah Rumah

Dadang memastikan Polda Metro Jaya siap mendukung pelaksanaan program Bedah Rumah dengan menyediakan berbagai data yang diperlukan pemerintah untuk menunjang perbaikan hunian sekaligus penanganan peredaran narkoba.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama antara aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam menangani persoalan narkoba secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa Korps Bhayangkara di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengedepankan semangat "Polisi Bersama Masyarakat" dalam menjalankan tugas kepolisian.

Melalui pendekatan tersebut, kepolisian berkomitmen memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

Dadang juga memastikan kepolisian terus berupaya memberantas peredaran narkoba sesuai dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam program Astacita.

Kampung Ambon, Boncos, dan Bahari Jadi Perhatian Polisi

Dadang mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Jakarta masih menjadi perhatian kepolisian karena dikenal sebagai kawasan rawan peredaran narkoba.

Wilayah tersebut antara lain Kampung Ambon, Kampung Boncos, dan Kampung Bahari yang selama ini menjadi sasaran penindakan aparat kepolisian.

Menurutnya, penanganan peredaran narkoba di kawasan tersebut terus dilakukan meskipun perkembangan situasi di lapangan mengalami dinamika yang naik turun.

Dadang menilai bahwa penegakan hukum secara berkelanjutan perlu diimbangi dengan penataan sosial dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

"Penegakan (hukum) itu belum cukup maka dilakukan penataan sosial dan kemudian meningkatkan kualitas hidup dari masyarakat yang di sini yang ujungnya nanti kesejahteraan," tegas Dadang.

Ia menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan menjadi salah satu aspek penting untuk mendorong perubahan sosial di kawasan yang selama ini menghadapi persoalan peredaran narkoba.

Melalui program Bedah Rumah, pemerintah diharapkan dapat memperbaiki kondisi tempat tinggal sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih baik bagi masyarakat.

Polisi Akan Evaluasi Penanganan Narkoba di Kampung Ambon

Dadang memastikan Polda Metro Jaya akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan situasi di Kampung Ambon, termasuk berbagai persoalan yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

Evaluasi serupa juga akan dilakukan terhadap kawasan lain yang menjadi sasaran program Bedah Rumah agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan pendekatan terpadu yang menggabungkan penegakan hukum, penataan sosial, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dadang optimistis kerja sama pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dapat memberikan perubahan positif bagi Kampung Ambon serta kawasan lain yang menghadapi persoalan serupa.

"Jadi, saya melihat dan optimis kalau ini kita selesaikan secara komprehensif," ungkap Dadang.

Ia berharap program Bedah Rumah dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat sekaligus mengurangi persoalan peredaran narkoba.

Melalui dukungan data kepolisian, penegakan hukum yang berkelanjutan, dan pelaksanaan program peningkatan kesejahteraan, pemerintah bersama aparat kepolisian berupaya menangani persoalan narkoba di Kampung Ambon secara lebih menyeluruh.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026