
Pantau - PT United Tractors Tbk (UNTR) mendukung dimulainya uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk tambang berkapasitas kelas 100 ton yang menggunakan teknologi elektrifikasi untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, produktivitas, dan mendukung pengurangan emisi karbon di sektor pertambangan Indonesia.
Pengujian alat berat jenis rigid dump truck generasi terbaru tersebut dilakukan di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco) yang kegiatan operasionalnya dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV dikembangkan oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI) dengan dukungan United Tractors sebagai distributor resmi alat berat Komatsu di Indonesia.
Marketing Division Head United Tractors, Jonathan T. Muljo, menjelaskan bahwa pengujian tersebut merupakan bagian dari tahapan pengembangan teknologi sebelum produk diperkenalkan secara resmi ke pasar.
"Uji lapangan menjadi bagian dari proses pengembangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV kelas 100 ton yang mengadopsi teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV)," kata Jonathan.
Pengujian dilakukan untuk memperoleh data langsung mengenai kemampuan teknologi elektrifikasi dalam menghadapi kondisi operasional pertambangan yang membutuhkan alat berat berkapasitas besar.
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV Gunakan Motor Listrik sebagai Penggerak Utama
Komatsu HD785-7 Hybrid EREV mengadopsi teknologi Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang menggunakan motor listrik sebagai sumber penggerak utama kendaraan.
Sistem tersebut berbeda dengan teknologi penggerak konvensional yang mengandalkan tenaga mesin secara langsung untuk mengoperasikan kendaraan.
Pada teknologi EREV, energi listrik untuk menggerakkan alat berat dapat berasal dari baterai yang terintegrasi dalam sistem penggerak.
Baterai tersebut dapat diisi menggunakan sumber listrik eksternal maupun melalui mesin yang berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan energi listrik.
Konfigurasi tersebut memungkinkan sistem penggerak memperoleh pasokan energi dari lebih dari satu sumber untuk mendukung kebutuhan operasional pertambangan.
Penggunaan teknologi ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.
"Konfigurasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mendukung pengurangan emisi karbon dalam kegiatan operasional pertambangan," ujar Jonathan.
Pengembangan teknologi elektrifikasi tersebut menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan efisiensi operasional alat berat tanpa mengabaikan kebutuhan produktivitas sektor pertambangan.
United Tractors Evaluasi Efisiensi Bahan Bakar dan Produktivitas Alat Berat
Pengujian Komatsu HD785-7 Hybrid EREV dilakukan secara langsung di lingkungan operasional pertambangan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan teknologi tersebut dalam kondisi kerja sebenarnya.
Salah satu aspek utama yang dievaluasi adalah potensi peningkatan efisiensi bahan bakar dibandingkan kebutuhan energi dalam pengoperasian alat berat pertambangan.
Selain konsumsi bahan bakar, pengujian juga mencakup penilaian terhadap produktivitas, keandalan, dan aspek ekonomi operasional kendaraan.
Data yang diperoleh selama pengujian akan digunakan untuk mengetahui kemampuan teknologi EREV dalam mendukung aktivitas pertambangan yang membutuhkan alat berat dengan kapasitas angkut besar.
Jonathan berharap hasil pengujian dapat memberikan gambaran menyeluruh mengenai performa Komatsu HD785-7 Hybrid EREV sebelum memasuki tahap pengenalan ke pasar.
"Hasil evaluasi akan mendukung proses penyempurnaan produk sebelum memasuki tahap pengenalan ke pasar," ungkap Jonathan.
Hasil evaluasi tersebut juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam menilai potensi penerapan teknologi EREV secara lebih luas pada kegiatan pertambangan di Indonesia.
United Tractors memandang pengembangan alat berat berbasis elektrifikasi sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan industri untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengendalikan biaya operasional.
PAMA Dukung Pengujian Berbekal Pengalaman Operasikan 3.000 Unit Komatsu HD785-7
Pelaksanaan uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV turut melibatkan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha United Tractors yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan.
PAMA memiliki pengalaman dalam mengoperasikan berbagai jenis alat berat untuk mendukung kegiatan produksi pertambangan berskala besar.
Lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 telah beroperasi di berbagai proyek pertambangan yang ditangani PAMA.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu faktor pendukung dalam mengevaluasi kemampuan teknologi penggerak generasi terbaru yang diterapkan pada Komatsu HD785-7 Hybrid EREV.
Menurut Jonathan, pengalaman operasional PAMA dapat membantu proses penilaian terhadap performa, daya tahan, dan keandalan teknologi EREV dalam aktivitas pertambangan.
Pengujian dilakukan di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung untuk memperoleh data langsung mengenai kemampuan alat berat dalam menghadapi karakteristik pekerjaan tambang.
Kondisi operasional di lokasi pengujian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai berbagai aspek teknis dan kebutuhan pengembangan teknologi sebelum digunakan secara lebih luas.
Kolaborasi antara United Tractors, KMSI, PAMA, dan Kideco menjadi bagian dari proses evaluasi teknologi elektrifikasi alat berat di sektor pertambangan nasional.
United Tractors Dorong Pengembangan Teknologi Tambang Rendah Emisi
United Tractors menilai pengembangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV sejalan dengan kebutuhan industri pertambangan untuk meningkatkan efisiensi energi dan produktivitas operasional.
Teknologi elektrifikasi menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan untuk mencari keseimbangan antara kebutuhan produksi pertambangan dan upaya pengurangan emisi karbon.
Melalui pengujian lapangan, perusahaan berupaya memperoleh data mengenai potensi penghematan bahan bakar, kemampuan produksi, keandalan kendaraan, serta kelayakan ekonomi penggunaan teknologi tersebut.
Jonathan menegaskan bahwa pengembangan alat berat berbasis elektrifikasi merupakan bagian dari upaya mendorong penerapan teknologi yang lebih efisien di sektor pertambangan Indonesia.
"Inisiatif ini menjadi salah satu langkah penting dari upaya pengembangan alat berat dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia untuk mewujudkan industri pertambangan yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan," kata Jonathan.
Pengujian tersebut juga diharapkan dapat membantu pengembang mengidentifikasi berbagai aspek teknis yang masih perlu disempurnakan sebelum Komatsu HD785-7 Hybrid EREV diperkenalkan ke pasar.
Hasil evaluasi lapangan nantinya akan menjadi dasar untuk menilai potensi penggunaan teknologi EREV dalam kegiatan pertambangan berskala besar.
Melalui kolaborasi pengembangan dan pengujian tersebut, United Tractors bersama para mitranya berupaya mendukung penerapan teknologi elektrifikasi alat berat guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan operasional pertambangan di Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick




