HOME  ⁄  Nasional

PMI Jakarta Selatan Salurkan 432 Paket Kebersihan Senilai Rp143 Juta untuk Penyintas Gempa Flores NTT

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

PMI Jakarta Selatan Salurkan 432 Paket Kebersihan Senilai Rp143 Juta untuk Penyintas Gempa Flores NTT
Foto: Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan menyalurkan paket kebersihan dan sanitasi (hygiene kits) bagi penyintas gempa bumi di NTT-Flores, Sabtu 24/10/2026 (sumber: Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan)

Pantau - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan menyalurkan bantuan sebanyak 432 paket kebersihan dan sanitasi senilai Rp143 juta kepada masyarakat penyintas gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana.

Bantuan berupa paket kebersihan atau hygiene kits tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat terdampak menjaga kebersihan pribadi sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat keterbatasan akses terhadap fasilitas sanitasi.

Ketua PMI Kota Jakarta Selatan, Mundari, menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi kemanusiaan dan dunia usaha memiliki peran penting dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

"Kolaborasi antara dunia usaha dan PMI merupakan bentuk nyata kepedulian kemanusiaan yang dapat memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana," kata Mundari di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

PMI Gandeng Perusahaan Salurkan Bantuan Rp143 Juta

Program bantuan kemanusiaan tersebut terlaksana melalui kerja sama PMI Kota Jakarta Selatan dengan PT Ancora Indonesia Resources Tbk beserta entitas anak perusahaannya.

Perusahaan tersebut memberikan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total nilai bantuan mencapai Rp143 juta.

Seluruh bantuan kemudian dikonversikan menjadi 432 paket kebersihan dan sanitasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penyintas gempa bumi di wilayah Flores.

Direktur Utama PT Ancora Indonesia Resources, Ratno Paskalis Hendrawan, mempercayakan PMI Kota Jakarta Selatan sebagai mitra penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

Keputusan tersebut mempertimbangkan jaringan operasional PMI yang luas serta pengalaman organisasi kemanusiaan tersebut dalam mengelola logistik kebencanaan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pelaksanaan program, PMI Kota Jakarta Selatan juga menggandeng PMI Kabupaten Manggarai sebagai mitra kerja di wilayah terdampak.

PMI Kabupaten Manggarai berperan mendukung penyediaan sarana dan fasilitas sekaligus melibatkan personel serta relawan lokal dalam proses persiapan dan distribusi bantuan.

Kerja sama tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan sesuai kondisi di lapangan.

Sebanyak 432 Paket Kebersihan Disalurkan ke Lima Desa

Sebelum pelaksanaan distribusi, PMI melakukan asesmen dan pendataan ulang pada 20 Oktober 2026 untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan hasil asesmen tersebut, sebanyak 432 paket kebersihan dialokasikan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Kabupaten Manggarai mendapatkan alokasi sebanyak 232 paket kebersihan yang didistribusikan kepada masyarakat di Desa Bea Kakor dan Desa Ndehes.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur menerima sebanyak 200 paket kebersihan yang disalurkan kepada masyarakat di Desa Reok, Desa Dampek, dan Desa Waso.

Dengan demikian, bantuan kemanusiaan tersebut menjangkau lima desa yang berada di dua kabupaten terdampak gempa bumi di wilayah Flores.

Penentuan jumlah bantuan untuk masing-masing wilayah dilakukan berdasarkan hasil pendataan masyarakat terdampak agar distribusi sesuai dengan kebutuhan penerima.

PMI juga melibatkan pemerintah daerah setempat sebagai pemangku wilayah untuk membantu memastikan penyaluran bantuan berlangsung sesuai data penerima yang telah dihimpun.

Koordinasi antara PMI, pemerintah daerah, dan relawan lokal menjadi bagian dari upaya menjaga ketepatan sasaran distribusi bantuan kemanusiaan.

Bantuan Sanitasi Dukung Pemulihan Penyintas Gempa Magnitudo 7,7

Penyaluran paket kebersihan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap pemulihan masyarakat setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT-Flores pada 15 Agustus 2026.

Dampak bencana tersebut membuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap sarana kebersihan dan sanitasi, menjadi salah satu perhatian dalam proses pemulihan.

Keterbatasan fasilitas sanitasi yang layak berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat terdampak, termasuk penyakit infeksi dan gangguan kesehatan lainnya.

Risiko tersebut perlu mendapat perhatian khusus, terutama bagi kelompok rentan yang menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kebersihan dan layanan kesehatan selama masa pemulihan pascabencana.

Melalui bantuan paket kebersihan, PMI berupaya membantu para penyintas memenuhi kebutuhan sanitasi pribadi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat.

Penyediaan perlengkapan kebersihan juga diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan kebiasaan hidup bersih di tengah keterbatasan fasilitas setelah bencana.

PMI Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak

Keterlibatan PMI Kota Jakarta Selatan, PMI Kabupaten Manggarai, PT Ancora Indonesia Resources Tbk, relawan lokal, dan pemerintah daerah menjadi bagian dari kerja sama lintas sektor dalam penanganan dampak bencana.

Kolaborasi tersebut mencakup pengadaan bantuan, asesmen kebutuhan, persiapan logistik, hingga pendistribusian paket kebersihan kepada masyarakat penerima.

PMI menegaskan komitmennya untuk memastikan bantuan kemanusiaan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak serta hasil pendataan di lapangan.

Melalui penyaluran 432 paket kebersihan senilai Rp143 juta tersebut, PMI berharap dapat mendukung proses pemulihan penyintas gempa Flores agar masyarakat kembali menjalani kehidupan yang lebih sehat dan mandiri.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026