HOME  ⁄  Nasional

Pemprov DKI Cari Tempat Relokasi 180 Pedagang Taman Puring, Pramono Anung Siapkan Taman Khusus Disabilitas

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemprov DKI Cari Tempat Relokasi 180 Pedagang Taman Puring, Pramono Anung Siapkan Taman Khusus Disabilitas
Foto: Gubernur DKI Pramono Anung memberikan keterangan GMAHK Taman Harapan Jakarta, Minggu (25/10/2026)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mencari lokasi sementara bagi pedagang Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menyusul rencana revitalisasi kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau (RTH) yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pemerintah daerah akan memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang selama proses pembangunan berlangsung.

"Pedagangnya tentunya kita harus carikan tempat untuk mereka tetap bisa berdagang dan sebagainya. Nah, itulah yang sedang dalam tahap pembahasan," kata Pramono di GMAHK Taman Harapan Jakarta, Minggu (25/10/2026).

Rencana revitalisasi tersebut dilakukan setelah Pasar Taman Puring mengalami kebakaran pada 28 Juli 2025.

Saat ini, sebanyak 180 pedagang masih bertahan dan menjalankan aktivitas usaha di kawasan bekas kebakaran tersebut.

Pramono Anung Pastikan Hak Pedagang Taman Puring Diperhatikan

Pramono mengatakan pemerintah provinsi masih membahas lokasi yang dapat digunakan para pedagang untuk melanjutkan kegiatan usaha selama revitalisasi.

Menurutnya, keberadaan tempat berdagang menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan sebelum penataan kawasan dilaksanakan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas publik, tetapi juga memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan.

"Karena bagaimanapun dalam kondisi seperti ini, ekonomi seperti ini, saya selalu memikirkan bagaimana para pedagang itu juga bisa berusaha dengan sebaik-baiknya," katanya.

Pramono berjanji memperjuangkan hak pedagang agar mereka tetap memiliki kesempatan menjalankan usaha.

Namun, hingga kini pemerintah provinsi belum mengumumkan lokasi relokasi sementara yang akan digunakan.

Pasar Taman Puring Pernah Dihuni Lebih dari 500 Pedagang

Pasar Taman Puring sebelumnya menjadi tempat usaha bagi lebih dari 500 pedagang sebelum kebakaran melanda kawasan tersebut pada Senin (28/7/2025).

Setelah kejadian itu, jumlah pedagang yang masih bertahan di lokasi tercatat sebanyak 180 orang.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam merancang penataan kembali kawasan Taman Puring.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini berupaya menyiapkan solusi agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan ketika kawasan tersebut dialihfungsikan.

Belum ada kepastian mengenai jadwal pemindahan pedagang maupun kapan pembangunan taman akan dimulai.

Taman Puring Akan Diubah Menjadi Ruang Terbuka Hijau Ramah Disabilitas

Pramono menjelaskan bahwa gagasan revitalisasi Taman Puring berasal dari mantan Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar.

Usulan tersebut kemudian mendapat persetujuan gubernur karena dinilai sejalan dengan kebutuhan penyediaan fasilitas publik yang lebih inklusif.

"Untuk Taman Puring yang direvitalisasi, saya ingin menjadi Taman Puring untuk disabilitas. Karena Jakarta belum punya taman disabilitas," katanya.

Melalui revitalisasi tersebut, kawasan bekas pasar direncanakan menjadi ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Pembangunan taman tersebut juga diharapkan menghadirkan fasilitas publik yang lebih mudah diakses oleh berbagai kelompok masyarakat.

Microlibrary Taman Puring Disiapkan sebagai Ruang Belajar Inklusif

Selain ruang terbuka hijau, kawasan Taman Puring direncanakan memiliki fasilitas pendidikan berupa Microlibrary Taman Puring.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram @tamanhutandki, fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang belajar inklusif bagi komunitas penyandang disabilitas.

Proyek perpustakaan kecil tersebut mendapat pendanaan dari Ammodo Foundation.

Pengembangannya melibatkan kolaborasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, serta PT SHAU Architects.

Bangunan Microlibrary dirancang menggunakan struktur spiral dengan rusuk beton melengkung.

Fasilitas itu juga akan dilengkapi atap hijau untuk menghadirkan ruang membaca yang teduh dan menyatu dengan lanskap taman.

Dengan rencana tersebut, revitalisasi Taman Puring tidak hanya diarahkan untuk menyediakan ruang terbuka hijau, tetapi juga menghadirkan sarana pendidikan yang dapat diakses masyarakat secara lebih luas.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membahas penempatan sementara pedagang agar kegiatan usaha mereka dapat terus berlangsung selama proses revitalisasi.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026