HOME  ⁄  Nasional

Perahu Motor Mati Mesin di Perairan Banggai Kepulauan, Tim SAR Berhasil Evakuasi 19 Orang dengan Selamat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Perahu Motor Mati Mesin di Perairan Banggai Kepulauan, Tim SAR Berhasil Evakuasi 19 Orang dengan Selamat
Foto: Petugas SAR mencatat identitas para korban setelah dievakuasi di atas KN SAR Bhisma karena perahu motor yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Perairan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Minggu (25/10/2026).

Pantau - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 19 orang, termasuk nakhoda, dari perahu motor Tiger yang mengalami mati mesin di perairan Tataba, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Minggu (25/10/2026).

Seluruh penumpang berhasil diselamatkan menggunakan kapal KN SAR Bhisma dan dibawa menuju Pelabuhan Tangkiang, Kabupaten Banggai, dalam kondisi sehat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh Rizal, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan kapal penyelamat setelah menerima informasi mengenai perahu motor yang mengalami gangguan mesin.

"Kami mengerahkan KN SAR Bhisma membantu proses evakuasi penumpang perahu motor," kata Rizal di Palu, Minggu (25/10/2026).

Perahu motor jenis longboat tersebut diketahui sedang melakukan perjalanan dari Paisupok menuju Desa Batui Selatan, Kabupaten Banggai.

Kronologi Perahu Motor Tiger Mati Mesin di Perairan Tataba

Perahu motor Tiger berangkat dari Paisupok pada Minggu sekitar pukul 02.30 WITA dengan membawa 19 orang, termasuk nakhoda.

Dalam perjalanan menuju Desa Batui Selatan, perahu tersebut mengalami mati mesin ketika berada di perairan Tataba sekitar pukul 04.35 WITA.

Gangguan mesin itu menyebabkan perahu tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan.

Setelah menerima laporan kejadian, Tim Penyelamat Pos SAR Luwuk bersama awak KN SAR Bhisma dan unsur terkait mempersiapkan operasi pencarian serta pertolongan.

Tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 07.00 WITA.

Operasi tersebut dilakukan untuk menemukan posisi perahu sekaligus memastikan keselamatan seluruh orang yang berada di dalamnya.

Kapal Tunda PPNS Temukan Perahu Motor yang Mengalami Gangguan Mesin

Dalam proses pencarian, tim SAR menerima informasi bahwa perahu motor Tiger telah ditemukan oleh awak kapal tunda PPNS.

Perahu tersebut ditemukan ketika kapal tunda melintas di sekitar lokasi kejadian.

"Tim SAR kemudian menerima informasi dari awak kapal tunda PPNS bahwa perahu tersebut telah ditemukan saat melintas di lokasi kejadian," ujarnya.

Setelah menerima informasi tersebut, KN SAR Bhisma langsung bergerak menuju titik penemuan perahu.

Lokasi penemuan berada sekitar dua mil laut dari titik kejadian yang dilaporkan sebelumnya.

Tim SAR kemudian melakukan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan nakhoda perahu motor.

Seluruh Penumpang Tiba di Pelabuhan Tangkiang Pukul 08.23 WITA

Sebanyak 19 orang yang berada di dalam perahu berhasil dievakuasi menggunakan KN SAR Bhisma.

Seluruh korban selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Tangkiang di Kabupaten Banggai.

"Sebanyak 19 orang termasuk nakhoda, kemudian dibawa menuju Pelabuhan Tangkiang, Kabupaten Banggai, dan tiba pada pukul 08.23 WITA dalam kondisi sehat," ucap Rizal.

Petugas SAR juga melakukan pendataan identitas para penumpang setelah proses evakuasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan korban yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Seluruh penumpang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Tim SAR Pastikan 19 Korban Selamat dan Operasi Ditutup

Kantor SAR Palu memastikan seluruh penumpang perahu motor Tiger berhasil diselamatkan tanpa adanya laporan korban jiwa.

Korban yang dievakuasi terdiri atas Al Zubairam (16), Rahmadi (27), Alya (16), Possa (13), Fila (14), Jumpera (42), Minar (39), Ersa (7), Gifam (10), dan Falexi (3).

Penumpang lainnya adalah Lintang Nur Al Zahra (12), Sri (38), Asti (38), Papa (10), Nur Hayati (39), Erwin (28), Riska (30), Mita (29), serta Rahman (44) selaku nakhoda.

Setelah seluruh penumpang dipastikan dalam kondisi sehat dan telah diserahkan kepada keluarga, operasi pencarian dan pertolongan resmi dinyatakan selesai.

"Operasi SAR dinyatakan selesai dan unsur SAR terlibat dikembalikan ke instansi masing-masing. Kami berterima kasi kepada para pihak ikut membantu proses pencarian dan pertolongan," kata dia menuturkan.

Seluruh unsur SAR yang terlibat selanjutnya dikembalikan ke instansi masing-masing setelah proses evakuasi dinyatakan tuntas.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026