HOME  ⁄  Nasional

Kemendes PDT Siapkan 71 Desa Percontohan Kuantum Desa untuk Percepat Pembangunan dan Kemandirian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemendes PDT Siapkan 71 Desa Percontohan Kuantum Desa untuk Percepat Pembangunan dan Kemandirian
Foto: (Sumber :Kegiatan monitoring yang dilaksanakan Pemkab Kapuas dan Pemprov Kalteng di Desa Basarang, Kecamatan Basarang sebagai Kampung Percontohan Tahun 2026, Selasa (20/10/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas.)

Pantau - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyiapkan 71 desa sebagai percontohan penerapan model Kuantum Desa guna mempercepat peningkatan status pembangunan sekaligus mendorong kemandirian desa di Indonesia.

Sebanyak 71 desa tersebut akan diseleksi dari 211 desa yang teridentifikasi mengalami lompatan status pembangunan berdasarkan hasil analisis Kemendes PDT.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal (BPSDM) Kemendes PDT, Rosyid Althaf, menyampaikan rencana tersebut dalam siniar Pos Depan yang diikuti secara daring dari Jakarta, Senin (26/10/2026).

“Kita coba di 71 desa dari 211 itu yang akan kita jadikan percontohan,” kata Rosyid.

Kuantum Desa Didorong Jadi Model Percepatan Pembangunan

Rosyid menjelaskan bahwa Kuantum Desa merupakan model pendampingan yang dirancang untuk mempercepat perubahan status pembangunan desa melalui optimalisasi sumber daya, kolaborasi, dan pelaksanaan program secara nyata.

Program tersebut diharapkan mampu mendorong desa meningkatkan kapasitas pembangunan dengan memanfaatkan potensi serta sumber daya yang tersedia.

Kemendes PDT merencanakan pengumuman desa-desa percontohan pada Oktober 2026 sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut.

Desa yang terpilih nantinya tidak hanya ditargetkan berhasil meningkatkan pembangunan wilayahnya, tetapi juga menjadi tempat pembelajaran bagi desa lain yang masih memiliki status pembangunan lebih rendah.

“Jadi, sebagai proses pembelajaran itu berarti kalau desa membutuhkan ilmu, datanglah ke desa kuantum itu,” ujar Rosyid.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah ingin memperluas penerapan praktik pembangunan yang terbukti berhasil sehingga dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak desa.

Kemendes PDT Akan Susun Buku dan Panduan Pendampingan

Rosyid mengungkapkan bahwa pengalaman desa-desa yang berhasil mengalami peningkatan status pembangunan akan dipelajari secara mendalam untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung keberhasilannya.

Kajian tersebut mencakup langkah pemberdayaan masyarakat, intervensi program pembangunan, serta kontribusi pendamping desa dalam mendorong perubahan status pembangunan.

Hasil pembelajaran selanjutnya akan dihimpun dalam buku Kuantum Desa yang direncanakan diterbitkan secara berseri.

Kemendes PDT juga menyiapkan panduan pendampingan dan regulasi pendukung agar pengalaman keberhasilan desa percontohan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan desa lainnya.

Penyusunan panduan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah desa dan pendamping dalam menentukan langkah pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pendamping Desa Diharapkan Perkuat Kolaborasi Program Pemerintah

Selain menyiapkan desa percontohan, Kemendes PDT menekankan pentingnya keterlibatan pendamping desa dalam mendukung keberhasilan penerapan model Kuantum Desa.

Menurut Rosyid, pendamping desa memiliki peran sebagai penghubung berbagai program pemerintah sehingga pelaksanaan intervensi pembangunan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Peran tersebut dinilai penting untuk memastikan program pemberdayaan dan pembangunan berjalan secara terarah serta memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

Kemendes PDT berharap desa-desa yang telah mencapai status mandiri dapat berkembang menjadi pusat pembelajaran bagi wilayah sekitarnya.

Dengan demikian, pengalaman dan praktik pemberdayaan yang berhasil diterapkan di desa percontohan dapat direplikasi secara lebih luas untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kemandirian desa di Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026