
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan seluruh sekolah di Jakarta tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal meskipun aksi unjuk rasa mahasiswa dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026).
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena aksi demonstrasi tersebut diharapkan berlangsung aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
"Untuk hari ini, belum ada PJJ. Jadi, tetap masuk seperti biasa," kata Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Keputusan tersebut membuat kegiatan pendidikan di sekolah-sekolah ibu kota tetap berjalan seperti biasa di tengah rencana aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).
Pramono Anung Berharap Demonstrasi Berjalan Tertib dan Tidak Mengganggu Masyarakat
Pramono menegaskan bahwa pemerintah daerah berharap seluruh kegiatan penyampaian aspirasi di ruang publik dapat berlangsung secara tertib.
Menurutnya, aksi demonstrasi yang berlangsung di Jakarta seharusnya tidak mengganggu kenyamanan masyarakat maupun aktivitas sehari-hari.
"Sebagai Gubernur Jakarta, saya berharap, sungguh berharap bahwa demo yang terjadi apakah hari ini atau selanjutnya itu bisa berlangsung dengan baik, tertib, dan tidak mengganggu kenyamanan publik," ujar Pramono.
Pramono juga berharap kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama berlangsungnya aksi unjuk rasa di ibu kota.
Hingga Rabu pagi, Pemprov DKI Jakarta belum mengeluarkan kebijakan perubahan sistem pembelajaran menjadi PJJ bagi sekolah-sekolah di wilayah Jakarta.
Dengan demikian, para siswa dan tenaga pendidik tetap menjalankan kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah masing-masing.
BEM UI Jadwalkan Demonstrasi di Bundaran HI Pukul 14.00 WIB
Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) telah menjadwalkan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026).
Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI 2026, Namora Siahaan, menjelaskan bahwa demonstrasi tersebut akan dipusatkan di satu lokasi.
"Di HI saja, ya, jam 14.00 WIB," ujar Namora saat memberikan keterangan mengenai rencana aksi mahasiswa.
Menurut Namora, mahasiswa Universitas Indonesia yang mengikuti demonstrasi akan berangkat secara bersama-sama melalui koordinasi fakultas masing-masing.
Rencana tersebut menunjukkan bahwa peserta aksi dari berbagai fakultas akan bergabung dalam kegiatan demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada siang hari.
Pemprov DKI Jakarta Tetap Jalankan Aktivitas Pendidikan
Di tengah rencana aksi mahasiswa tersebut, Pemprov DKI Jakarta tetap mempertahankan kegiatan pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah.
Kebijakan tersebut sejalan dengan harapan pemerintah daerah agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung tanpa menghambat kegiatan pendidikan.
Selain itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiagakan 510 personel untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Dengan belum diberlakukannya PJJ, seluruh kegiatan belajar mengajar di Jakarta tetap dijadwalkan berlangsung normal pada Rabu (28/10/2026).
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




