HOME  ⁄  Nasional

BKSAP DPR RI Dorong Penyelesaian Konflik Rusia-Ukraina Lewat Diplomasi, Ahmad Sahroni Minta Pemimpin Dunia Bersatu

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BKSAP DPR RI Dorong Penyelesaian Konflik Rusia-Ukraina Lewat Diplomasi, Ahmad Sahroni Minta Pemimpin Dunia Bersatu
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni didampingi Ketua GKSB DPR RI - Parlemen Uni Eropa Kurniasih Mufidayati usai pertemuan Friendly Talk bersama Delegasi Sub Komite HAM Parlemen Eropa di Gedung DPR RI, Kamis (29/10/2026). Foto : Mares/Andri.)

Pantau - Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penyelesaian konflik Rusia-Ukraina melalui dialog dan diplomasi guna menghentikan peperangan yang terus menimbulkan korban jiwa.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pertemuan Friendly Talk bersama Delegasi Subkomite Hak Asasi Manusia (HAM) Parlemen Eropa di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III, Kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Pertemuan dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni dan dihadiri Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI-Parlemen Uni Eropa Kurniasih Mufidayati, sementara delegasi Parlemen Eropa dipimpin Ketua Subkomite HAM Mounir Satouri.

Parlemen Eropa Bahas Sikap Indonesia terhadap Konflik Global

Ahmad Sahroni mengatakan pertemuan dengan delegasi Parlemen Eropa berlangsung konstruktif meskipun waktu diskusi relatif terbatas.

Menurutnya, delegasi Parlemen Eropa mengajukan sejumlah pertanyaan mengenai pandangan dan sikap DPR RI terhadap berbagai persoalan internasional, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan hak asasi manusia.

“Diskusi tadi sangat baik meskipun waktunya cukup terbatas. Mereka banyak bertanya mengenai bagaimana sikap parlemen Indonesia terhadap berbagai persoalan besar di dunia, khususnya terkait isu hak asasi manusia,” ujar Sahroni.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina.

Delegasi Parlemen Eropa berharap Indonesia terus berperan dalam mendukung penyelesaian konflik dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan pendekatan diplomatik.

Sahroni menegaskan Indonesia memiliki harapan agar peperangan segera dihentikan sehingga tidak semakin banyak masyarakat yang menjadi korban.

Ahmad Sahroni Harap Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir

Sahroni menilai penyelesaian konflik Rusia-Ukraina membutuhkan komitmen bersama dari berbagai negara untuk mengutamakan perdamaian dan keselamatan manusia.

Politikus Fraksi Partai NasDem tersebut berharap pemerintah Indonesia tetap konsisten mempertahankan sikapnya dalam mendukung penyelesaian konflik secara damai.

“Mudah-mudahan pemerintah kita tetap menjaga soliditas sikapnya, dan kita semua berharap perang ini segera berakhir agar tidak ada lagi nyawa yang hilang akibat peperangan,” kata Sahroni.

Ia juga menekankan bahwa upaya perdamaian tidak dapat hanya bergantung pada negara-negara yang terlibat langsung dalam konflik.

Menurutnya, para pemimpin dunia perlu memperkuat persatuan dan kerja sama internasional untuk menemukan solusi yang mampu menghentikan peperangan.

“Saya menyampaikan bahwa para pemimpin dunia harus bersatu untuk menyelesaikan persoalan perang dengan sungguh-sungguh sehingga tidak ada lagi manusia yang meninggal sia-sia akibat konflik,” pungkas Sahroni.

DPR RI dan Parlemen Eropa Perkuat Kerja Sama HAM dan Demokrasi

Selain membahas konflik Rusia-Ukraina, pertemuan BKSAP DPR RI dengan delegasi Parlemen Eropa menjadi bagian dari penguatan hubungan diplomasi antarparlemen.

Dialog tersebut juga membahas berbagai tantangan global yang berkaitan dengan hak asasi manusia, demokrasi, serta pentingnya kerja sama internasional dalam menangani persoalan kemanusiaan.

Melalui komunikasi antarparlemen, kedua pihak berupaya memperdalam pemahaman mengenai pandangan masing-masing terhadap isu-isu internasional.

Pertemuan ini sekaligus menjadi sarana bagi DPR RI untuk menyampaikan komitmen Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia melalui diplomasi dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026