
Pantau - Tim patroli gabungan Brimob Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Timur mengamankan empat pemuda serta menyita senjata tajam dan stik golf saat menindaklanjuti laporan dugaan tawuran di kawasan Cipinang Asem, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (30/10/2026) dini hari.
Penindakan tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai indikasi tawuran di Jalan Jengki sekitar pukul 02.30 WIB.
Selain mengamankan empat pemuda, petugas turut menyita tiga unit sepeda motor untuk dijadikan barang bukti dalam penanganan lebih lanjut.
Polisi Sisir Lokasi Setelah Terima Laporan Dugaan Tawuran
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.
Personel yang diterjunkan berasal dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur.
Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar Jalan Jengki dan kawasan Cipinang Asem untuk memastikan situasi keamanan.
Dalam penyisiran tersebut, polisi menemukan sejumlah pemuda yang mengendarai sepeda motor dengan berboncengan tiga orang.
Petugas selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap para pemuda tersebut karena adanya laporan dugaan tawuran di kawasan itu.
Senjata Tajam, Stik Golf, dan Tiga Motor Jadi Barang Bukti
Henik mengungkapkan petugas menemukan sejumlah benda yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran saat melakukan pemeriksaan di lapangan.
"Dari hasil pemeriksaan di lapangan, polisi menemukan satu bilah senjata tajam dan satu stik golf yang diduga akan digunakan untuk tawuran," ungkap Henik.
Polisi kemudian mengamankan empat pemuda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan dalam rencana tawuran.
Keempat pemuda tersebut dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna menjalani proses penanganan hukum.
Selain senjata tajam dan stik golf, petugas menyita tiga unit sepeda motor yang ditemukan dalam kegiatan penindakan tersebut.
Hingga laporan ini disampaikan, polisi belum merinci identitas keempat pemuda maupun status hukum mereka.
Patroli Gabungan Libatkan 12 Personel di Sejumlah Titik Rawan
Henik menjelaskan penindakan tersebut merupakan bagian dari patroli gabungan yang dilakukan untuk mengantisipasi tawuran dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat.
Sebanyak 12 personel dilibatkan dalam kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB.
Tim menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan, termasuk Jalan Dewi Sartika, Jalan Cililitan Besar, Jalan Kerja Bakti 1, Jalan Madukara, dan Jalan Raya Condet.
Patroli kemudian dilanjutkan dengan menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan tawuran di Jalan Jengki sekitar pukul 02.30 WIB.
Kegiatan pengamanan berakhir pada pukul 04.20 WIB dengan kondisi wilayah terpantau kondusif.
"Kami terus mengoptimalkan patroli dan meningkatkan kesiapsiagaan personel untuk mencegah aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Henik di Jakarta, Jumat.
Polisi Minta Orang Tua Awasi Anak dan Warga Aktif Melapor
Menyusul kejadian tersebut, Henik mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.
Pengawasan tersebut dinilai penting untuk mencegah keterlibatan anak dan remaja dalam aksi tawuran maupun tindakan yang melanggar hukum.
Polisi juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi tawuran atau gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Laporan dapat disampaikan melalui layanan pusat panggilan Polri di nomor 110 agar petugas dapat segera melakukan penanganan.
Sementara itu, empat pemuda yang diamankan bersama sejumlah barang bukti telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




