
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh 267 kelurahan di Jakarta mengikuti ajang Benyamin S Award (BSA) pada 2027 guna mendorong peningkatan kualitas lingkungan, inovasi wilayah, dan kesejahteraan masyarakat.
Target tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri penganugerahan Benyamin S Award 2026 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, pada Jumat.
Pramono menegaskan bahwa keterlibatan seluruh kelurahan diperlukan untuk mempercepat perbaikan lingkungan sekaligus menciptakan persaingan positif dalam menghadirkan wilayah yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.
Ia juga mengapresiasi peningkatan jumlah peserta Benyamin S Award dari 27 kelurahan pada 2025 menjadi 52 kelurahan pada 2026.
Pramono Minta Seluruh Kelurahan Jakarta Ikuti Benyamin S Award 2027
Pramono menyampaikan bahwa peningkatan jumlah peserta sebanyak 25 kelurahan dibandingkan tahun sebelumnya menunjukkan semakin besarnya keterlibatan pemerintah kelurahan dalam upaya memperbaiki kualitas wilayah.
Menurutnya, seluruh kelurahan perlu berpartisipasi agar program perbaikan lingkungan dan pengembangan inovasi dapat berjalan lebih merata di Jakarta.
"Tahun lalu Benyamin Sueb Awards diikuti 27 kelurahan, sekarang meningkat menjadi 52 kelurahan. Saya meminta tahun depan seluruh kelurahan harus ikut. Tujuannya agar semua kelurahan terpacu melakukan perbaikan di wilayah masing-masing," ujar Pramono.
Pramono menekankan bahwa Benyamin S Award bukan sekadar ajang pemberian penghargaan kepada kelurahan berprestasi, melainkan juga menjadi sarana untuk membangun persaingan positif antarkelurahan.
Melalui kompetisi tersebut, setiap kelurahan diharapkan semakin aktif memperbaiki kondisi lingkungan, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta mengembangkan berbagai inovasi sesuai kebutuhan wilayah.
Para lurah juga didorong untuk menggali potensi daerah masing-masing dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Inovasi yang berhasil diterapkan di suatu kelurahan diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain sehingga upaya peningkatan kualitas lingkungan dapat dilakukan secara lebih luas.
Tiga Kelurahan Raih Penghargaan Benyamin S Award 2026
Pada penyelenggaraan Benyamin S Award 2026, tiga kelurahan berhasil meraih penghargaan dalam kategori berbeda berdasarkan pencapaian masing-masing.
Kelurahan Utan Kayu Selatan berhasil meraih penghargaan kategori Nyaman atas upayanya dalam meningkatkan kualitas lingkungan wilayah.
Sementara itu, Kelurahan Kelapa Gading Timur memperoleh penghargaan kategori Indah, sedangkan Kelurahan Sukabumi Utara meraih penghargaan kategori Sejahtera.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah kelurahan dalam menghadirkan lingkungan yang lebih tertata dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Selain memberikan apresiasi kepada para pemenang, Pramono turut menyoroti keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan wilayah pada penyelenggaraan Benyamin S Award tahun ini.
Dari 10 finalis Benyamin S Award 2026, sebanyak empat kelurahan diketahui dipimpin oleh lurah perempuan.
Bahkan, dua dari tiga kelurahan yang berhasil meraih penghargaan dipimpin oleh perempuan.
Pramono memberikan apresiasi terhadap kontribusi para lurah perempuan yang mampu menunjukkan kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan masyarakat.
Jumlah RW Kumuh di Jakarta Turun 52,6 Persen
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga menyoroti perkembangan penataan lingkungan permukiman di Jakarta, khususnya penurunan jumlah rukun warga (RW) yang masuk kategori kumuh.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah RW kumuh di Jakarta mengalami penurunan dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026.
Dengan demikian, terdapat pengurangan sebanyak 234 RW kumuh dalam kurun waktu tersebut atau setara dengan sekitar 52,6 persen.
Penurunan tersebut menunjukkan perkembangan upaya penataan lingkungan permukiman yang dilakukan di berbagai wilayah Jakarta.
Meski demikian, Pramono menekankan bahwa peningkatan kualitas lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan, memperbaiki kondisi permukiman, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Kolaborasi antara pemerintah dan warga diperlukan agar berbagai program perbaikan lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pramono Dorong Peran Jumantik, Dasawisma, dan Posyandu
Pramono turut menekankan pentingnya keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas lingkungan di tingkat kelurahan.
Sejumlah unsur yang memiliki peran penting antara lain kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Dasawisma, Posyandu, serta perangkat kewilayahan lainnya.
Keterlibatan kelompok tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program kebersihan, kesehatan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, partisipasi warga juga diperlukan untuk memastikan berbagai inovasi yang dikembangkan pemerintah kelurahan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
Melalui Benyamin S Award, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya mendorong setiap kelurahan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kondisi lingkungan masing-masing.
Dengan target partisipasi seluruh 267 kelurahan pada 2027, Pemprov DKI Jakarta berharap upaya perbaikan lingkungan, pengembangan inovasi wilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat semakin merata di seluruh ibu kota.
- Penulis :
- Shila Glorya




