
Pantau - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengunjungi SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi digital, serta pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, Minggu (1/11/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kantor Staf Presiden (KSP) dalam mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya penguatan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, Listyo Sigit meninjau pengembangan sekolah sebagai model penerapan Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Ia juga meresmikan renovasi fasilitas sekolah melalui penandatanganan prasasti sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
"Inisiatif tersebut sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia unggul yang menjadi salah satu agenda penting pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan perlu memberikan pengalaman nyata agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, produktif, dan mampu memecahkan persoalan di lingkungannya," ujar Listyo Sigit dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (2/11/2026).
KSP Dorong Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Buatan Sejak Sekolah Dasar
Kantor Staf Presiden mendukung pengembangan SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta sebagai salah satu sekolah model penerapan pembelajaran berbasis teknologi.
Program tersebut mencakup penerapan Pembelajaran Mendalam serta pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial kepada peserta didik.
Pendekatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter.
Melalui pembelajaran tersebut, peserta didik diharapkan dapat memahami perkembangan teknologi sekaligus memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab.
Penguatan literasi digital juga diarahkan agar anak-anak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menghasilkan karya dan inovasi yang bermanfaat.
Listyo Sigit menekankan pentingnya pengalaman belajar yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan harus mampu membekali anak-anak dengan keterampilan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Pengembangan pembelajaran berbasis teknologi tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
SDN Adisutjipto 2 Kembangkan Lahan Produktif sebagai Laboratorium Pembelajaran STEM
Selain penguatan literasi digital, SD Negeri Adisutjipto 2 juga mengembangkan program Lahan Sekolah Produktif sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik.
Lahan tersebut dimanfaatkan sebagai laboratorium pendidikan yang mengintegrasikan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).
Melalui program ini, peserta didik dikenalkan dengan berbagai jenis tanaman obat keluarga atau TOGA beserta manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Siswa juga mempelajari potensi pengolahan tanaman menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Salah satu rencana pengembangan program tersebut adalah pemanfaatan tanaman serai sebagai bahan baku pembuatan pengharum ruangan.
Produk tersebut nantinya direncanakan dibuat langsung oleh peserta didik sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran.
Pendekatan ini bertujuan menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan penerapannya dalam kehidupan nyata.
Melalui kegiatan praktik, siswa diharapkan mampu mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kemampuan memecahkan masalah.
Program Lahan Sekolah Produktif juga menjadi bagian dari upaya sekolah untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi peserta didik.
Renovasi Sekolah dan Papan Interaktif Digital Dukung Transformasi Pendidikan
Dalam kunjungannya, Listyo Sigit turut melakukan penandatanganan prasasti peresmian renovasi SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta.
Peresmian tersebut menjadi penanda dukungan terhadap peningkatan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas.
Pengembangan sarana pembelajaran di sekolah mencakup ruang penyiaran atau broadcasting, perpustakaan, serta Papan Interaktif Digital (PID).
Ruang penyiaran dikembangkan sebagai salah satu fasilitas pendukung kegiatan pembelajaran dan kreativitas peserta didik.
Sementara itu, perpustakaan diarahkan untuk memperkuat budaya membaca serta meningkatkan kemampuan literasi siswa.
Papan Interaktif Digital dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih interaktif dan menarik.
Penggunaan perangkat tersebut juga menjadi bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang didorong Presiden Prabowo Subianto.
Melalui pemanfaatan teknologi digital, proses pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi peserta didik.
Peningkatan fasilitas pendidikan tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung transformasi pembelajaran di lingkungan sekolah dasar.
Kepala Sekolah Apresiasi Dukungan KSP terhadap Pengembangan Pendidikan
Kepala SD Negeri Adisutjipto 2, Andri Noviati Pihasta, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan Kepala Staf Kepresidenan terhadap pengembangan sekolah.
Menurut Andri, kehadiran Listyo Sigit memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan yang tersedia bagi siswa.
Kunjungan tersebut juga dinilai dapat memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus belajar dan berusaha meraih cita-cita.
Dukungan pemerintah terhadap pengembangan sekolah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan berbagai program pembelajaran yang telah dirancang.
KSP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sarana dan prasarana, pengembangan inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi di lingkungan pendidikan.
Listyo Sigit menyatakan bahwa KSP akan terus mendorong sinergi dan kolaborasi berbagai pihak agar agenda pembangunan pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berupaya memastikan transformasi pendidikan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik dan mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan




