HOME  ⁄  Nasional

Kakorlantas Polri Perkuat Pengamanan Nataru 2026–2027, Siapkan Simulasi Jalur hingga Antisipasi Mudik Lebaran

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kakorlantas Polri Perkuat Pengamanan Nataru 2026–2027, Siapkan Simulasi Jalur hingga Antisipasi Mudik Lebaran
Foto: Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menghadiri Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin 2/11/2026 (sumber: Korlantas Polri)

Pantau - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Brigjen Pol. Aries Syahbudin, menekankan pentingnya kesiapan personel, penguatan keselamatan transportasi, dan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Penegasan tersebut disampaikan Aries dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (2/11/2026).

Aries menyatakan bahwa pengamanan Nataru membutuhkan persiapan matang untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, potensi kepadatan kendaraan, serta gangguan kelancaran transportasi selama libur panjang.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, kementerian, lembaga terkait, dan penyelenggara transportasi menjadi faktor penting dalam memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Operasi Lilin Kedepankan Pengamanan Preemtif dan Preventif

Aries menjelaskan bahwa Operasi Lilin merupakan operasi kepolisian terpusat yang tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Operasi Lilin (operasi lalu lintas pada masa Nataru, red.) itu operasi terpusat, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas. Jadi, itu yang mengedepankan kegiatan preemtif maupun preventif," tegas Aries.

Pendekatan preemtif dilakukan melalui upaya mengantisipasi potensi gangguan sejak dini, sedangkan langkah preventif diarahkan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kelancaran lalu lintas.

Korlantas Polri juga menekankan pentingnya kesiapan personel di lapangan agar berbagai skenario pengamanan dapat dijalankan secara efektif ketika terjadi peningkatan pergerakan kendaraan.

Selain pengamanan, penguatan keselamatan transportasi menjadi perhatian untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Korlantas Dorong Percepatan SKB Pengaturan Angkutan Nataru

Dalam rapat tersebut, Aries turut mendorong percepatan penyelesaian Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas dan angkutan selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

Kepastian aturan dinilai penting agar seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi memiliki waktu cukup untuk menyesuaikan kegiatan operasional.

Perhatian khusus diberikan kepada perusahaan transportasi dan logistik yang berpotensi terdampak kebijakan pembatasan angkutan barang selama masa libur panjang.

Dengan penerbitan SKB lebih awal, perusahaan diharapkan dapat menyesuaikan jadwal perjalanan, pengiriman barang, serta kegiatan distribusi sesuai ketentuan yang berlaku.

Percepatan regulasi tersebut juga bertujuan meminimalkan potensi gesekan antara pelaksanaan kebijakan pembatasan angkutan barang dan kebutuhan operasional perusahaan logistik.

Karena itu, Aries menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi sejak tahap persiapan agar penerapan kebijakan tidak menimbulkan persoalan yang sebenarnya dapat diantisipasi.

Tol Japek II Selatan hingga Penyeberangan Ciwandan–BBJ Disiapkan untuk Simulasi

Selain kesiapan personel dan regulasi, Korlantas Polri menyoroti perlunya simulasi pengaturan lalu lintas pada sejumlah ruas jalan dan infrastruktur transportasi strategis.

Salah satu jalur yang menjadi perhatian adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan yang dipersiapkan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Nataru.

Ruas jalan Yogyakarta–Solo juga masuk dalam perhatian Korlantas untuk pelaksanaan simulasi dan pengujian skenario pengaturan lalu lintas.

Sementara itu, jalur penyeberangan Ciwandan–Bandar Bakau Jaya (BBJ) turut menjadi fokus persiapan guna mengantisipasi pergerakan kendaraan dan penumpang yang menggunakan transportasi penyeberangan.

Simulasi pada jalur-jalur tersebut diperlukan untuk menguji kesiapan infrastruktur, mengidentifikasi potensi hambatan, serta memastikan skenario pengaturan lalu lintas dapat diterapkan secara efektif.

Melalui pengujian sebelum puncak mobilitas masyarakat, kepolisian bersama instansi terkait diharapkan dapat menentukan langkah penanganan yang tepat apabila terjadi kepadatan kendaraan.

Pengamanan Nataru Jadi Persiapan Menghadapi Mudik Lebaran 2027

Aries menegaskan bahwa pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 juga menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan aparat menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2027.

Menurutnya, tantangan pengelolaan lalu lintas pada masa Lebaran diperkirakan lebih besar karena volume kendaraan berpotensi meningkat berkali-kali lipat dibandingkan periode Nataru.

"Karena nanti ujian sebenarnya kita adalah dua bulan berikutnya kita akan menghadapi Lebaran yang akan terjadi peningkatan yang berkali-kali lipat dibandingkan pelaksanaan Nataru itu sendiri," ungkap Aries.

Oleh karena itu, berbagai skenario pengamanan, pengaturan lalu lintas, dan pelayanan masyarakat selama Nataru akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan strategi menghadapi mudik Lebaran.

Evaluasi tersebut mencakup kesiapan personel, efektivitas koordinasi antarlembaga, penerapan rekayasa lalu lintas, serta kemampuan petugas mengantisipasi gangguan perjalanan.

Pengalaman pengamanan Nataru juga diharapkan dapat membantu kepolisian mengidentifikasi kebutuhan tambahan dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat pada periode libur berikutnya.

Melalui koordinasi lintas sektor, percepatan penyelesaian SKB, dan simulasi pada jalur strategis, Korlantas Polri berkomitmen meningkatkan kesiapan pengamanan transportasi selama akhir 2026 hingga awal 2027.

Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mewujudkan perjalanan masyarakat yang aman, tertib, dan lancar selama libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2027.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026