HOME  ⁄  Nasional

BMKG Prediksi Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia Selasa 3 November 2026, Waspadai Petir dan Gelombang Tinggi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BMKG Prediksi Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Indonesia Selasa 3 November 2026, Waspadai Petir dan Gelombang Tinggi
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Sejumlah pengendara kendaraan bermotor melintas saat hujan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. ANTARA/Ilham Kausar/am..)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan ringan pada Selasa (3/11/2026), sementara sejumlah daerah lainnya berpotensi mengalami hujan sedang, hujan petir, hingga gelombang laut tinggi yang perlu diwaspadai masyarakat.

Prakirawan cuaca BMKG, Ina Indah H, menyampaikan bahwa kondisi hujan ringan diperkirakan mendominasi sejumlah kota besar di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.

Selain prakiraan hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat mengenai potensi pertumbuhan awan kumulonimbus yang dapat memengaruhi aktivitas penerbangan serta gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Daftar Wilayah yang Diprediksi Diguyur Hujan Ringan

BMKG memperkirakan hujan ringan terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, meliputi Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, dan Bandar Lampung.

Untuk wilayah Pulau Jawa, hujan ringan diperkirakan mengguyur Jakarta, Serang, dan Yogyakarta.

Sementara itu, wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang diprediksi mengalami hujan ringan meliputi Denpasar dan Mataram.

Di Kalimantan, hujan ringan diperkirakan terjadi di Tanjung Selor, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Pontianak.

Adapun wilayah Sulawesi yang berpotensi diguyur hujan ringan meliputi Manado, Gorontalo, dan Mamuju.

Hujan ringan juga diperkirakan terjadi di Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, dan Jayawijaya.

BMKG memprediksi cuaca berawan tebal terjadi di Banda Aceh, Semarang, Bandung, Surabaya, Kupang, Palu, Kendari, Makassar, dan Manokwari.

Sementara itu, Merauke diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, sedangkan Padang berpotensi diguyur hujan disertai petir.

Untuk wilayah Jayapura, BMKG memperkirakan kondisi udara kabur yang dapat memengaruhi jarak pandang.

BMKG Ingatkan Potensi Awan Kumulonimbus Ganggu Penerbangan

Selain memberikan prakiraan cuaca harian, BMKG mengingatkan pengguna transportasi udara untuk mewaspadai pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia.

Awan tersebut berpotensi berkembang di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Riau.

Potensi serupa juga diperkirakan terjadi di Banten, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Papua Barat, dan Papua Tengah.

BMKG turut mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah kawasan perairan yang menjadi jalur transportasi udara.

"Untuk wilayah perairan di Samudra Hindia, sebelah barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, serta Selat Karimata bagian utara dan selatan, Laut Jawa bagian barat, dan Laut Seram. Untuk itu, selalu ikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai penerbangan," kata Ina.

Masyarakat yang menggunakan transportasi udara diminta memperhatikan informasi terkini dari pihak bandara dan maskapai penerbangan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca.

Gelombang Tinggi 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan

BMKG juga mengeluarkan peringatan bagi nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi laut terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia.

Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu hingga Lampung.

Potensi gelombang dengan ketinggian serupa juga diperkirakan terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Laut Maluku, dan Samudra Pasifik sebelah utara Maluku.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi nelayan dan operator transportasi laut yang beraktivitas di kawasan perairan terdampak.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi gelombang sebelum melakukan aktivitas pelayaran.

Pesisir Jawa dan Kalimantan Berpotensi Dilanda Banjir Rob

Selain hujan dan gelombang tinggi, BMKG turut mengingatkan adanya potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat kondisi pasang air laut.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

"Masyarakat pesisir juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi adanya banjir rob di pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Tengah, dan pesisir Kalimantan Selatan," kata Ina.

Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan pesisir diminta menyesuaikan kegiatan dengan kondisi pasang surut air laut untuk mengurangi risiko gangguan akibat banjir rob.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi, terutama bagi pengguna transportasi udara, pelayaran, nelayan, dan warga yang tinggal di wilayah rawan cuaca ekstrem.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026