
Pantau - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menambah layanan kapal angkutan sekolah gratis bagi pelajar SMKN 61 Jakarta di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, untuk mempermudah mobilitas siswa yang tinggal di sejumlah pulau berbeda.
Penambahan layanan transportasi laut tersebut ditujukan bagi pelajar yang berdomisili di Pulau Pari, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang agar dapat melakukan perjalanan menuju maupun kembali dari lokasi sekolah.
Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan (UPAP) Dishub Provinsi DKI Jakarta, Afandi Nofrisal, mengatakan penambahan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
"Kami menambah layanan Kapal Angkutan Sekolah Gratis bagi para pelajar SMKN 61 Jakarta di Pulau Tidung," kata Afandi di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Menurutnya, penyediaan angkutan sekolah gratis tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UPAP Dishub DKI Jakarta dan Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu.
Kerja sama tersebut dilakukan untuk membantu para siswa yang harus menempuh perjalanan antarpulau agar tetap dapat mengikuti kegiatan pendidikan dengan lebih mudah.
Kapal Sekolah Gratis Layani Siswa dari Empat Pulau
Afandi menjelaskan bahwa layanan kapal angkutan sekolah gratis secara khusus disediakan bagi pelajar SMKN 61 Jakarta yang berasal dari Pulau Pari, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, dan Pulau Panggang.
Keberadaan layanan tersebut diharapkan dapat mengurangi kendala transportasi yang dihadapi siswa akibat kondisi geografis Kepulauan Seribu yang terdiri atas pulau-pulau terpisah.
Penambahan fasilitas ini juga melengkapi layanan angkutan sekolah yang sebelumnya telah dioperasikan Dishub DKI Jakarta di wilayah Kepulauan Seribu.
Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta telah menyediakan layanan transportasi bagi pelajar pada rute Pulau Pramuka menuju Pulau Panggang.
"Penambahan ini melengkapi layanan angkutan siswa rute Pulau Pramuka – Pulau Panggang yang sudah berjalan sebelumnya," kata dia.
Melalui penambahan layanan tersebut, pemerintah daerah berupaya memperluas jangkauan transportasi pendidikan agar semakin banyak pelajar dapat memperoleh fasilitas perjalanan yang memadai.
Transportasi laut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Kepulauan Seribu, terutama bagi siswa yang lokasi sekolahnya berada di pulau berbeda dari tempat tinggal mereka.
Jadwal Kapal Sekolah Gratis Beroperasi Jumat dan Minggu
Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan jadwal operasional kapal angkutan sekolah gratis yang disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan pelajar SMKN 61 Jakarta di Pulau Tidung.
Pada Jumat sore, kapal dijadwalkan berangkat dari Pulau Tidung untuk mengantarkan para siswa kembali ke pulau tempat tinggal masing-masing.
Layanan tersebut disediakan untuk memfasilitasi kepulangan siswa setelah menjalani kegiatan pendidikan selama sepekan.
Sementara itu, pada Minggu siang, kapal kembali beroperasi untuk menjemput para pelajar dari pulau domisili mereka menuju Pulau Tidung.
Jadwal penjemputan tersebut disiapkan agar para siswa dapat kembali ke lokasi sekolah sebelum melanjutkan kegiatan pendidikan.
Adapun rute pelayanan kapal meliputi perjalanan dari Pulau Tidung menuju Pulau Panggang dan kembali ke Pulau Tidung.
Selain itu, kapal juga melayani perjalanan dari Pulau Tidung menuju Pulau Kelapa dan kembali, serta perjalanan menuju Pulau Pari dengan pelayanan arah sebaliknya.
Rangkaian rute tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan transportasi pelajar dari sejumlah pulau yang masuk dalam cakupan layanan.
Dengan jadwal keberangkatan pada Jumat sore dan Minggu siang, para siswa diharapkan dapat mengatur perjalanan antara tempat tinggal dan sekolah secara lebih terencana.
Dishub DKI Prioritaskan Keselamatan Pelayaran dan Kesiapan Armada
Afandi menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan kapal angkutan sekolah gratis di Kepulauan Seribu.
UPAP Dishub DKI Jakarta memastikan kesiapan armada kapal sebelum digunakan untuk mengangkut para siswa dalam perjalanan antarpulau.
Selain kondisi armada, faktor cuaca juga menjadi perhatian penting dalam operasional transportasi laut mengingat perjalanan dilakukan di wilayah perairan.
Petugas akan memperhatikan kondisi pelayaran untuk memastikan layanan transportasi sekolah dapat berjalan dengan aman.
UPAP Dishub DKI Jakarta juga melakukan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan angkutan sekolah gratis guna memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan rute kapal sekolah gratis lainnya pada masa mendatang.
Langkah tersebut dilakukan agar penyediaan transportasi pendidikan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu.
Kapal Gratis Diharapkan Ringankan Biaya Transportasi Orang Tua
Afandi menyampaikan bahwa keberadaan transportasi laut di Kepulauan Seribu tidak hanya berfungsi sebagai sarana perjalanan antarpulau, tetapi juga berperan dalam memperluas akses pendidikan.
Menurutnya, fasilitas angkutan sekolah gratis dapat membantu mengatasi hambatan mobilitas yang dihadapi pelajar karena jarak antara tempat tinggal dan lokasi sekolah.
Ketersediaan transportasi yang memadai diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih baik bagi generasi muda di wilayah kepulauan untuk melanjutkan pendidikan.
Selain mempermudah perjalanan, layanan tersebut juga diharapkan mampu mengurangi pengeluaran transportasi yang harus ditanggung siswa maupun orang tua.
"Kami berharap penambahan layanan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan transportasi siswa maupun orang tua serta mendukung keberlangsungan pendidikan di Kepulauan Seribu," kata dia.
Penyediaan kapal sekolah gratis menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan kebutuhan transportasi tidak menjadi hambatan bagi pelajar untuk memperoleh pendidikan.
Melalui penambahan layanan, pengawasan keselamatan pelayaran, kesiapan armada, dan evaluasi pengembangan rute, Dishub DKI Jakarta berupaya meningkatkan kemudahan akses transportasi bagi pelajar SMKN 61 Jakarta serta mendukung keberlangsungan pendidikan di Kepulauan Seribu.
- Penulis :
- Arian Mesa




