HOME  ⁄  Nasional

PNM Hadirkan Ruang Pintar di Desa Sade Lombok, Bantu 52 Anak Kembali Semangat Belajar Usai Musibah Kebakaran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PNM Hadirkan Ruang Pintar di Desa Sade Lombok, Bantu 52 Anak Kembali Semangat Belajar Usai Musibah Kebakaran
Foto: (Sumber :Di balik tradisi Desa Sade, PNM tumbuhkan semangat belajar anak melalui Ruang Pintar PNM.)

Pantau - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program Ruang Pintar PNM di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus membantu memulihkan semangat belajar 52 anak setelah wilayah tersebut dilanda musibah kebakaran.

Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM yang berfokus pada pengembangan potensi anak-anak melalui kegiatan pendidikan yang inklusif dan menyenangkan.

Di tengah kehidupan masyarakat adat Desa Sade yang masih mempertahankan tradisi dan kearifan lokal, Ruang Pintar PNM diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk memperoleh pengetahuan baru tanpa meninggalkan identitas budaya mereka.

Kehadiran fasilitas tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat setempat dalam menghadapi dampak musibah kebakaran yang belum lama terjadi.

Ruang Pintar PNM Berikan Akses Pendidikan bagi 52 Anak Desa Sade

Sebanyak 52 anak mengikuti program Ruang Pintar PNM yang dirancang sebagai sarana belajar sekaligus tempat mengembangkan kemampuan dan potensi diri.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya mendapatkan kesempatan belajar, tetapi juga dapat bermain, berinteraksi, dan membangun kepercayaan diri bersama teman sebaya.

Program ini turut memberikan ruang bagi anak-anak untuk kembali menjalani aktivitas positif setelah menghadapi pengalaman akibat musibah kebakaran.

Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM Lalu Dodot Patria Ary menyampaikan bahwa kehadiran Ruang Pintar merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan anak-anak di berbagai daerah.

“Kami berharap kehadiran Ruang Pintar PNM di Desa Sade dapat menjadi ruang yang penuh semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak untuk terus belajar, mengenali potensi diri, dan berani bermimpi. Kami percaya setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi pribadi yang hebat,” ujar Lalu Dodot.

Menurut PNM, penyediaan ruang belajar yang mendukung perkembangan anak menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan pendidikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas pembelajaran tambahan.

Yayasan Chili Community House Apresiasi Program Pendidikan PNM

Pelaksanaan Ruang Pintar PNM di Desa Sade juga mendapat dukungan dan apresiasi dari Yayasan Chili Community House yang turut memberikan perhatian terhadap pendidikan anak-anak di Lombok.

Pendiri Yayasan Chili Community House, Noor Ain Hussin, menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi mereka.

“Ruang Pintar PNM seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, khususnya dalam memberikan kesempatan belajar dan mengembangkan diri. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Lombok dapat tumbuh menjadi generasi yang hebat. Kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka,” ungkap Noor.

Kolaborasi antara PNM dan Yayasan Chili Community House diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkembang.

Kegiatan pendidikan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program sosial melalui kerja sama dengan lembaga yang memiliki perhatian terhadap pengembangan masyarakat.

Warga Desa Sade Sebut Ruang Pintar Bantu Pemulihan Anak Pascakebakaran

Kehadiran Ruang Pintar PNM mendapat sambutan positif dari masyarakat adat Desa Sade, terutama karena program tersebut dilaksanakan setelah wilayah mereka mengalami musibah kebakaran.

Ketua RT Desa Sade Amaq Epa menyampaikan apresiasi kepada PNM dan Yayasan Chili Community House atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak di wilayahnya.

Menurut Amaq, fasilitas belajar tersebut tidak hanya bermanfaat untuk pendidikan, tetapi juga dapat membantu anak-anak mengatasi dampak psikologis setelah mengalami peristiwa kebakaran.

“Kami mewakili masyarakat Desa Sade sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PNM dan Yayasan Chili Community House yang telah memberikan perhatian kepada anak-anak kami, khususnya dalam bidang pendidikan. Kehadiran Ruang Pintar PNM ini sangat berarti bagi masyarakat. Selain menjadi tempat belajar, kegiatan di sini juga dapat menjadi sarana trauma healing bagi anak-anak atas musibah kebakaran yang belum lama terjadi. Kami berharap anak-anak dapat kembali ceria, terus belajar, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Masyarakat berharap kegiatan pembelajaran tersebut dapat membantu anak-anak kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri dan mempertahankan semangat untuk melanjutkan pendidikan.

Selain menjadi tempat memperoleh pengetahuan, Ruang Pintar PNM juga diharapkan dapat menjadi sarana interaksi sosial yang mendukung proses pemulihan anak-anak setelah musibah.

PNM Dorong Pemerataan Kesempatan Belajar Anak di Berbagai Daerah

Melalui program Ruang Pintar PNM Desa Sade, perusahaan berupaya memperluas kontribusinya dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan TJSL yang diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat melalui kegiatan pendidikan dan pengembangan potensi generasi muda.

PNM berharap keberadaan Ruang Pintar dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, sekaligus memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenali kemampuan dan mengembangkan cita-cita mereka.

Kolaborasi dengan masyarakat dan lembaga sosial juga menjadi bagian dari pelaksanaan program agar kegiatan pendidikan dapat berjalan sesuai kebutuhan anak-anak di daerah.

Kehadiran Ruang Pintar PNM di Desa Sade diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang 52 anak sekaligus membantu mereka kembali bersemangat setelah musibah kebakaran.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026