HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Negara Sahabat dan Uni Eropa di Istana Merdeka

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Negara Sahabat dan Uni Eropa di Istana Merdeka
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat melakukan ramah tamah dengan 11 duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 6/11/2026 (sumber: Instagram/@sekretariat.kabinet)

Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 11 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) negara sahabat dan Uni Eropa dalam prosesi resmi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut menandai dimulainya masa tugas para duta besar sebagai perwakilan diplomatik resmi negara masing-masing dan Uni Eropa di Indonesia.

Berdasarkan unggahan resmi Sekretariat Kabinet, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh duta besar yang akan menjalankan tugas dan tanggung jawab diplomatiknya di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan keterbukaan Pemerintah Indonesia untuk terus membangun hubungan persahabatan dan memperkuat kemitraan dengan negara-negara sahabat.

Pemerintah Indonesia juga menyatakan kesiapan memperluas peluang kerja sama yang saling menguntungkan dengan seluruh pihak yang diwakili para duta besar tersebut.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan hubungan bilateral dan kolaborasi strategis yang mampu memberikan manfaat nyata bagi Indonesia maupun negara-negara mitra.

Kehadiran para duta besar baru tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan hubungan diplomatik sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama internasional di berbagai bidang.

Sebanyak 11 Duta Besar Negara Sahabat dan Uni Eropa Serahkan Surat Kepercayaan

Sebanyak 11 perwakilan diplomatik dari negara sahabat dan Uni Eropa secara resmi menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.

Kesebelas negara dan entitas yang diwakili dalam prosesi tersebut adalah Republik Austria, Republik Rakyat Bangladesh, Kerajaan Belgia, Kerajaan Norwegia, Jepang, Konfederasi Swiss, Malaysia, Republik Finlandia, Takhta Suci Vatikan, Republik Suriname, dan Uni Eropa.

Penyerahan surat kepercayaan merupakan prosedur diplomatik resmi yang menandai dimulainya tugas seorang duta besar sebagai perwakilan negaranya di negara penerima.

Melalui prosesi tersebut, para duta besar memperoleh pengakuan resmi untuk menjalankan fungsi diplomatik dan memperkuat komunikasi antarpemerintah selama bertugas di Indonesia.

Kehadiran perwakilan dari berbagai kawasan, termasuk Eropa, Asia, dan Amerika Selatan, serta Takhta Suci Vatikan dan Uni Eropa, menunjukkan luasnya jaringan hubungan diplomatik Indonesia dengan mitra internasional.

Momentum tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan dan meningkatkan komunikasi diplomatik antara Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Pemerintah Indonesia berharap kehadiran para duta besar baru dapat mendorong kesinambungan kerja sama serta membuka peluang kemitraan yang lebih luas.

Prabowo Sambut Para Dubes dalam Pertemuan dan Ramah Tamah

Setelah prosesi penyerahan surat kepercayaan selesai, Presiden Prabowo menerima para duta besar dalam sesi pertemuan dan ramah tamah di Istana Merdeka.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Presiden untuk menyambut secara langsung para perwakilan diplomatik yang akan menjalankan tugas resmi di Indonesia.

Dalam suasana pertemuan tersebut, Pemerintah Indonesia kembali menunjukkan komitmen untuk membangun hubungan yang konstruktif dengan negara-negara sahabat dan Uni Eropa.

Penguatan komunikasi diplomatik menjadi salah satu langkah penting dalam mengembangkan peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masing-masing pihak.

Presiden Prabowo juga menekankan kesiapan Indonesia untuk melanjutkan hubungan persahabatan serta memperluas kemitraan strategis dengan berbagai mitra internasional.

Kehadiran para duta besar diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpemerintah sekaligus mendukung pengembangan hubungan diplomatik yang berkelanjutan.

Tari Zapin Lenggang Kipas dan Musik Sasando Meriahkan Penyambutan Dubes

Selain mengikuti prosesi resmi kenegaraan, para duta besar juga diperkenalkan dengan kekayaan seni dan budaya Indonesia melalui sejumlah pertunjukan kesenian tradisional.

Salah satu pertunjukan yang ditampilkan adalah Tari Zapin Lenggang Kipas dari Provinsi Jambi yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan para perwakilan negara sahabat.

Tarian tradisional tersebut ditampilkan sebagai bentuk pengenalan kekayaan budaya daerah kepada para diplomat asing yang akan bertugas di Indonesia.

Selain pertunjukan tari, para duta besar juga disuguhi penampilan musik Sasando, alat musik tradisional yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.

Penampilan Sasando menjadi salah satu sarana memperkenalkan warisan musik tradisional Nusantara kepada para perwakilan diplomatik internasional.

Perpaduan Tari Zapin Lenggang Kipas dan musik Sasando dalam rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan keberagaman seni budaya Indonesia dari berbagai daerah.

Penyajian pertunjukan budaya dalam acara kenegaraan juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya nasional kepada mitra internasional.

Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama dengan Negara Sahabat

Penerimaan surat kepercayaan dari 11 duta besar tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Indonesia untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan berbagai negara sahabat dan Uni Eropa.

Pemerintah Indonesia menyambut kehadiran para perwakilan diplomatik baru dengan komitmen meningkatkan hubungan persahabatan, memperluas kemitraan, serta mengembangkan kolaborasi strategis.

Penguatan hubungan tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi Indonesia dan para mitra internasional.

Melalui komunikasi diplomatik yang berkelanjutan, pemerintah berupaya memastikan hubungan bilateral dan kemitraan internasional dapat terus berkembang secara konstruktif.

Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk melanjutkan dan mengembangkan hubungan diplomatik yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak.

Dengan dimulainya masa tugas 11 duta besar tersebut, hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara sahabat dan Uni Eropa diharapkan semakin kuat melalui kerja sama yang saling menguntungkan.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026