
Pantau - Asosiasi Museum Indonesia (AMI) menyatakan dukungan terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, sebagai pusat pelestarian sejarah, kebudayaan, dan peradaban Nusantara.
Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia, Putu Supadma Rudana, menilai rencana pembangunan museum tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem permuseuman nasional sekaligus menghadirkan ruang edukasi sejarah yang lebih terbuka bagi masyarakat.
"Kami di asosiasi memberikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden Prabowo yang memiliki gagasan, pemikiran dan konsep yang luhur untuk memuliakan secara menyeluruh perjalanan peradaban Nusantara, kekayaan sejarah, budaya, serta identitas bangsa kepada masyarakat luas, termasuk generasi muda dan dunia internasional," kata Putu dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Putu, pembangunan Museum Agung Nasional di kawasan Monas berpotensi menjadi langkah monumental dalam memperkenalkan kekayaan sejarah dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat nasional maupun internasional.
AMI berharap museum tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi benda bersejarah, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, interaksi, inspirasi, hiburan, dan rekreasi berbasis kebudayaan.
AMI Nilai Grand National Museum di Monas Bisa Perkuat Identitas Bangsa
Putu menjelaskan bahwa kawasan Monas memiliki nilai historis yang kuat karena menjadi salah satu simbol perjuangan, kemerdekaan, dan identitas bangsa Indonesia.
Oleh karena itu, pemilihan kawasan tersebut sebagai lokasi pembangunan Museum Agung Nasional dinilai sejalan dengan tujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap perjalanan sejarah Nusantara.
"Kami melihat kawasan Monas sebagai kawasan ikonik dan bersejarah yang memiliki nilai historis sangat kuat sebagai simbol perjuangan dan identitas bangsa. Karena itu, saya meyakini kehadiran Grand National Museum akan semakin memperkuat peran museum sebagai soko guru bangsa dalam menjaga kepribadian dan jati diri bangsa, sekaligus memuliakan kebudayaan Nusantara," tuturnya.
Putu yang juga memimpin The Rudana Art Institution, lembaga yang menaungi Museum Rudana, galeri seni, yayasan, dan sejumlah inisiatif kebudayaan, berharap museum tersebut dapat menjadi soul of a nation atau jiwa bangsa.
Konsep tersebut menempatkan museum sebagai institusi yang tidak hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga memperkuat hubungan masyarakat dengan sejarah dan identitas kebudayaannya.
AMI juga mendorong agar Museum Agung Nasional nantinya menghadirkan pengalaman edukasi yang menarik dan interaktif sehingga mampu meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengunjungi museum.
Pengembangan fungsi museum sebagai ruang pembelajaran sekaligus destinasi wisata budaya diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan sejarah dan peradaban Indonesia.
AMI Apresiasi Revitalisasi 240 Museum dan Aset Budaya Sepanjang 2026
Selain mendukung pembangunan Museum Agung Nasional, AMI turut mengapresiasi perhatian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terhadap penguatan sektor kebudayaan dan permuseuman nasional.
Putu menilai sektor kebudayaan menjadi salah satu bidang yang menunjukkan capaian penting selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo di tengah berbagai tantangan nasional.
Salah satu capaian yang disoroti adalah percepatan revitalisasi dan penataan 240 titik museum serta aset kebudayaan sepanjang 2026.
Program tersebut mencakup museum, cagar budaya, keraton, istana, benteng, dan berbagai aset bersejarah lainnya yang tersebar di Indonesia.
Menurut Putu, langkah revitalisasi tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap upaya pelestarian warisan sejarah sekaligus pengembangan institusi kebudayaan.
"Kami mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan percepatan revitalisasi museum dan kebudayaan Indonesia melalui Kementerian Kebudayaan yang dipimpin oleh Pak Fadli Zon. AMI melihat langkah Menbud Fadli Zon sebagai komitmen untuk menjaga warisan sejarah dan memperkenalkan kekayaan peradaban Nusantara kepada generasi mendatang," katanya.
AMI berharap pembangunan Museum Agung Nasional dan kelanjutan revitalisasi berbagai aset budaya dapat semakin memperkuat peran museum dalam pendidikan, pelestarian sejarah, serta pengenalan kekayaan peradaban Nusantara kepada generasi mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan




