
Pantau - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Sabtu (7/11/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wamendikdasmen untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten OKU Timur.
Bupati OKU Timur, Lanosin Hamzah, dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Sabtu, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada peresmian program pembangunan dan revitalisasi fasilitas sekolah.
"Kunjungan kerja Wamendikdasmen di OKU Timur untuk meresmikan program pembangunan dan revitalisasi sekolah," kata Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah.
OKU Timur Terima Bantuan Revitalisasi Sekolah Terbanyak di Sumsel
Lanosin mengungkapkan bahwa Kabupaten OKU Timur menjadi daerah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan pada 2026.
Jumlah bantuan yang diterima mencapai lebih dari 100 unit dengan sasaran sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Program tersebut mencakup satuan pendidikan mulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
"Kabupaten OKU Timur menjadi penerima bantuan revitalisasi terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan yaitu lebih dari 100 unit dengan sekolah sasaran yang mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang luar biasa ini," ujar Bupati.
Menurut Lanosin, bantuan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kelayakan fasilitas pendidikan di Kabupaten OKU Timur.
Pembangunan dan revitalisasi sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kegiatan pendidikan bagi para peserta didik.
Lanosin juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya.
Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.
Wamendikdasmen Ingatkan Sekolah untuk Merawat Fasilitas Pendidikan
Sementara itu, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa keberhasilan program revitalisasi sekolah tidak hanya bergantung pada pembangunan fasilitas oleh pemerintah.
Menurutnya, keberlanjutan manfaat program tersebut juga membutuhkan komitmen seluruh warga sekolah dan masyarakat dalam menjaga serta merawat sarana pendidikan yang telah dibangun.
Fajar mengingatkan bahwa kepedulian terhadap fasilitas sekolah harus tumbuh dari kesadaran dan inisiatif bersama, bukan semata-mata mengandalkan bantuan pemerintah.
Karena itu, seluruh satuan pendidikan penerima bantuan revitalisasi diimbau untuk menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan dinilai penting agar fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
"Melalui program revitalisasi ini diharapkan fasilitas pendidikan di Kabupaten OKU Timur semakin memadai sehingga mampu menunjang proses belajar mengajar yang lebih optimal," ujar dia.
Revitalisasi Sekolah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pembelajaran
Program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan di Kabupaten OKU Timur diarahkan untuk memperbaiki kualitas fasilitas sekolah pada berbagai jenjang pendidikan.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah berupaya memastikan peserta didik memperoleh lingkungan pendidikan yang lebih layak dan mendukung proses pembelajaran.
Selain pembangunan fisik, keterlibatan warga sekolah dalam menjaga fasilitas pendidikan menjadi bagian penting untuk memastikan manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah berharap pelaksanaan revitalisasi lebih dari 100 unit satuan pendidikan di OKU Timur mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sekaligus menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan optimal bagi peserta didik.
- Penulis :
- Arian Mesa




